Kamis, 11 Maret 2010 | 18:02 WIB
BEIJING, – Sedikitnya 11 ekor macan mati kelaparan dan kekurangan gizi di sebuah kebun binatang di China sepanjang tahun ini, yang merupakan tahun macan dalam penanggalan China.
Populasi macan liar di China terus berkurang, tetapi sejumlah macan masih hidup di kebun-kebun binatang dan pusat pembiakan di timur laut negara itu. Sejumlah lembaga sedang melobi untuk mengakhiri larangan perdagagan bagian-bagian tubuh macan karena dana dukungan pemerintah dan hasil penjualan tiket tidak cukup untuk membiayai pemeliharaan dan perawatan macan.
Media lokal, Kamis, melaporkan, macan-macan yang tewas itu, semuanya berada di Kebun Binatang Gunung Es Shenyang di Liaoning, timur laut China, yang dikurung dalam kadang yang sangat sempit dan basah. Harian Liaoshen Evening News yang mengutip sumber-sumber di kebun binatang itu melaporkan, binatang-binatang malang itu hanya diberi satu atau dua ekor bangkai ayam kurus setiap hari.
Pernah terjadi, lapor koran itu, enam ekor macan tewas dalam sehari. Menurut biro perjalanan yang melakukan promisi secara online, kebun binatang itu merupakan kebun binatang buas kelas satu yang dibuka tahun 2000. Namun menurut koran tersebut, kebun binatang itu telah lebih dari setahun terlambat dalam membayar upah karyawan dan tidak punya uang untuk memberi makan macan-macannya.








