>
Advokat senior Adnan Buyung Nasution menolak wacana pengembalian hak pilih TNI pada pemilu mendatang. Ia meminta wacana itu tidak perlu dibahas selagi kondisi TNI belum kondusif.
“Saya tidak setuju, jangan dipikirkan dululah. TNI yang tadinya sarat politik dan penuh kekuasaan biar kondusif dulu, biar meredam dulu,” kata Adnan Buyung usai acara peluncuran Constitution Center Adnan Buyung Nasution di Hotel Acacia, Jl Kramat Raya, Jakpus, Rabu (23/6/2010).
Buyung melanjutkan, jika TNI sudah bisa bersikap profesional, barulah kemudian dipikirkan sistem yang tepat untuk pengembalian hak pilih tersebut. “Dari dulu sejak zaman Romawi, tentara itu selalu ingin tampil, dan akhirnya berkuasa di negara itu. Dan saya menentang itu,” kata Buyung.
Buyung menambahkan, sikap dia yang tidak menyetujui pengembalian hak pilih, bukan berarti tidak mau mendengarkan aspirasi TNI. “Masih banyak jalan untuk mengakomodasi TNI,” kata mantan aktivis penentang Orde Baru ini. [detik]

Fakta & Peristiwa terkait:
- Tak Pernah Kunjungi Antasari, KPK Dinilai Pengecut
- Foke Tak Khawatir Satpol PP Berpistol
- Piyu: Video Porno Bisa Tingkatkan Penjualan Album Ariel Cs
- Dapat Perlakuan Istimewa? Ini Kata Mulyani
- SBY Akan Pelajari Hasil Pansus Hak Angket Century
- Pilih Opsi A, PAN Dikritik Pengurusnya dari Penjuru Daerah
- PAN Pilih Opsi C, Alvin Lie Kibarkan Bendera Kematian
- Akbar Yakin Tak Ada Settingan di Kericuhan Paripurna DPR
- Gerindra: Tak Ada Dal, Deal, Dul, Del, Dol
- Tifatul: PKS Ingin Membawa Kasus Century ke Ranah Hukum
- Selain Pengemplang, Mahfud Setuju Oknum di Ditjen Pajak Diperiksa
- Syafii: Penodaan Agama Terjadi Karena Ada Kelompok Garis Keras
- Syafii: Penodaan Agama Karena Ada Kelompok Garis Keras
- Buyung Minta Partai Koalisi Berani Bela Kebenaran
- Susno Serahkan Kebenaran Materi ‘Testimoni’ Kepada Publik
- Pemilihan Kapolri, DPR Tak Ingin Hanya Jadi Stempel
- Ditangkap Polisi Lagi, Revaldo Sempat Janji Mau Bertobat
- Tifatul Setuju Tayangan Infotaintment Disensor
- Takut Operasi, Cindy Crawford Pilih Cantik Alami
- Mendagri: Satpol PP Dipersenjatai Bukan karena Tragedi Priok