Suara Redaksi “Haruskah bailout Century terus dibahas?”

Barack OBAMA “Sebaiknya konflik politik segera diakhiri. Atmosfer ekonomi mulai terpengaruh.”

Author Archive

AL Indonesia-AS Gelar Latihan Penanggulangan Bencana

AL Indonesia-AS Gelar Latihan Penanggulangan Bencana

Sejumlah dokter melakukan operasi di Kapal Rumah Sakit (RS) Angkatan Laut Amerika Serikat USNS mercy yang sedang berlabuh di Teluk Ambon, Maluku, Rabu (28/7). Kedatangan Kapal RS terbesar itu dalam rangka program ‘Pasific Patnership 2010′ yang agendanya antara lain menyediakan pelayanan operasi, pengobatan umum dan klinik kesehatan gigi untuk masyarakat sekitar Ambon. (Foto: ANTARA/Prasetyo Utomo/ed/pd/10)

29 Juli 2010, Ambon — Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) dan Amerika Serikat (US Navy/USN) menggelar latihan penanggulangan bencana di Ambon.

“Latihan bersama pada 28 Juli itu diikuti 40 peserta dari TNI, Tim SAR Maluku dan USN,” kata Humas kapal rumah sakit Amerika Serikat USNS Mercy T-H 19 yang membidangi “Pacifik Partnership 2010″, Daniel Bernardi, kepada ANTARA di Ambon, Kamis.

Menurut dia, latihan itu diadakan untuk menanggulangi bencana secara terpadu karena bencana di setiap negara itu tidak sama.

“Jadi, kalau terjadi bencana di negara lain, tim penanggulangan bencana yang dikirim ke sana dapat membantu karena telah tahu cara penanganannya,” kata Daniel Bernardi.

Ia mengatakan latihan tersebut terbagai dalam dua sesi. Sesi pertama adalah teori yang berlangsung di Kantor Gubernur Maluku, sedangkan sesi kedua merupakan praktik lapangan.

“Dalam Sail Banda 2010, banyak kegiatan pelatihan yang digelar ‘Pacifik Partnership 2010′, di antaranya di bidang kesehatan, kegawatdaruratan, dan lainnya,” katanya.

Pelatihan yang disebut SMET (Subject Matter Expert Training) itu kadang-kadang melibatkan Australia, Singapura, Indonesia, dan Amerika Serikat.

Kedatangan Kapal USNS Mercy ke Maluku dalam rangka misi “Pacific Partnership 2010″ sekaligus mendukung operasi Surya Bhaskara Jaya (SBJ) yang diprogramkan dalam kegiatan bahari bertaraf internasional, yakni “Sail Banda 2010″.

“Pacific Partnership 2010″ adalah program tahunan AS yang mengusung misi kemanusiaan latihan penanggulangan bencana di Indonesia untuk memperkuat hubungan antarnegara, khususnya negara tuan rumah dan sahabat di Asia Tenggara dan Oceania.

Negara-negara tuan rumah dan sahabat yang terlibat dalam “Pacific Partnership 2010″ di Indonesia adalah AS, Australia, Kamboja, Kanada, Selandia Baru, dan Inggris.

Para duta yang dikirimkan masing-masing negara dalam misi “Pacific Partnership 2010″ di USNS Mercy itu merupakan militer AL terbaik di bidang medis dan mesin, juga beberapa warga sipil dan sukarelawan dari organisasi non pemerintah.

ANTARA Maluku

KSAU Ingin Kirim Lebih Banyak Perwira Belajar di AS

KSAU Ingin Kirim Lebih Banyak Perwira Belajar di AS

Dubes AS Cameron R. Hume (kanan) didampingi Wakil KSAU Marsdya TNI Sukirno (tengah) menyematkan tanda misi penerbangan kepada salah seorang crew pesawat C-130 Hercules TNI-AU. Pesawat C-130 Hercules TNI-AU yang akan melakukan misi penerbangan ke Oklahoma, AS di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (13/7). Penerbangan dalam misi perbaikan dan perawatan di pabrik pesawat tersebut, akan melakukan perjalanan sejauh 16. 000 km yang ditempuh selama enam hari. (Foto: ANTARA/Saptono/Koz/10)

29 Juli 2010, Yogyakarta — Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal Madya Imam Sufaat menyatakan keinginannya untuk dapat mengirimkan lebih banyak perwira penerbang belajar ke Amerika Serikat. “Karena pembangunan sumber daya manusia sangat penting bagi kita,” ujarnya usai memimpin Upacara Peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-63 di Lapangan Dirgantara, Akademi Angkatan Udara Adisutjipto, Yogyakarta, Kamis (29/7).

Menurut Imam, saat ini ada sekitar 5 orang perwira penerbang yang sedang menempuh pendidikan di Negeri Paman Sam. “Semakin banyak, semakin baik,” ujarnya. Imam juga mengaku telah menyampaikan keinginannya ini pada pihak Angkatan Udara Amerika Serikat. “Kemarin saya baru pulang dari sana,” katanya.

Meski mengaku belum mendapat jawaban langsung dari pihak Amerika, namun Imam menyatakan bahwa hubungan kerjasama antara kedua angkatan selama ini berjalan baik. “Terlihat dari beberapa kunjungan perwira dan keikutsertaan kita dalam berbagai pelatihan jangka pendek sangat baik,” tuturnya.

Selain itu Imam juga menyatakan bahwa Amerika telah membantu perawatan beberapa pesawat milik TNI Angkatan Udara. “Saat ini 1 pesawat jenis Hercules kita ada di Amerika Serikat untuk depo level maintanance Ssecara gratis,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam pembicaraan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Robert Gates dengan Presiden Susilo Banbang Yudhoyono dan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro saat melakukan kunjungan ke Indonesia pada 22 Juli lalu, kedua negara memang telah sepakat untuk memajukan kerjasama di bidang pertahanan.

TEMPO Interaktif

Ternyata Pasar Tradisional Sudah Mampu Menyerap Tenaga Kerja Hingga 35 Juta Orang

Ternyata Pasar Tradisional Sudah Mampu Menyerap Tenaga Kerja Hingga 35 Juta Orang

Wakil Ketua Umum Bidang Investasi dan Perhubungan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Chris Kanter mengatakan pasar tradisional telah menyerap tenaga kerja secara langsung sebanyak 35 juta orang. Sementara itu, lanjutnya, jumlah pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang berjualan di pasar tradisional mencapai 12,5 juta orang. “Pasar tradisional memiiki peran strategis sebagai pusat kebutuhan [...]

Indeks Kepercayaan Konsumen Amerika Serikat Ada di Titik Terendah Dalam 5 Bulan Terakhir

Indeks Kepercayaan Konsumen Amerika Serikat Ada di Titik Terendah Dalam 5 Bulan Terakhir

Indeks kepercayaan konsumen Amerika Serikat mencapai titik terendah dalam lima bulan terakhir, seiring meningkatnya angka pengangguran ditengah ketidakpastian ekonomi AS. Perusahaan peneliti The Conference Board mengungkapkan, penurunan indeks kepercayaan konsumen di bulan Juli tampaknya bakal mengulangi tren bulan Juni lalu, yang mengalami penurunan. Berdasarkan survei yang dilakukan 5.000 kepala keluarga, indeks turun ke level 50,4 [...]

Pengisian Bahan Bakar di Laut Kapal Perang Korsel

Pengisian Bahan Bakar di Laut Kapal Perang Korsel


29 Juli 2010 — Kapal bantu ROKS Cheonji menyuplai bahan bakar destroyer kelas KDX-II ROKS Choi Young saat latma AS-Korsel di Laut Timur, Korsel, 28 Juli 2010. (Foto: Reuters)

Latpratugas unsur KRI Satgas Kolinlamil TA 2010 Libatkan 7 unsur KRI

Latpratugas unsur KRI Satgas Kolinlamil TA 2010 Libatkan 7 unsur KRI


27 Juli 2010, Jakarta — Pelaksanaan Latihan Pratugas Unsur KRI Satgas Kolinlamil TA 2010 dalam tahap manuvra lapangan yang akan berlangsung sampai dengan tanggal 11 Agustus 2010 di perairan laut Jawa direncanakan melibatkan 7 unsur KRI dengan kekuatan personel sedikitnya 1862 orang. Peserta latihan tersebut terdiri dari Tim Staf Perancang latihan (SPL) ,penilai , pelaku dan pendukung latihan dari Komando Lintas laut Militer dan pasukan dari beberapa satuan diantaranya 2 kompi Satuan Marinir dan satu Kompi Kavaleri.

Sedangkan unsur KRI jajaran Kolinlamil yang dilibatkan dalam kegiatan Manuvra lapangan (manlap) direncananakan meliputi 7 KRI diantaranya 1 KRI jenis Landing Ship Tank (LST ), 2 KRI jenis LST tipe Froch, 2 KRI tipe Bantuan angkut Personel (BAP) dan 2 KRI jenis Bantuan Umum (BU).

Selama kegitan manuvra lapangan di perairan laut Jawa dengan melibakan tujuh unsur KRI Jajaran Kolinlamil . Sedangkan untuk kegiatan latihan embarkasi /debarkasi pasukan dengan melibatkan dua kompi pasukna marinir serta satu kompi kavaleri direncanakan dilaksnakan di Tanjung Pasir Propinsi Banten Dalam kegiatan Manuvra lapangan (manlap) akan dilaksanakan kegiatan diantaranya manuvra taktis mulai dari keluar pangkalan saat melewati medan ranjau dan berbagai peran tempur dalam menghadapi berbagai kemungkinan serangan udara lawan maupun latihan penembakan selama lintas laut di perairan laut Jawa, latihan SAR di laut untuk menyelamatkan ABK yang jatuh ke laut sampai dengan rencana embarkasi pasukan dan ranpur yang direncanakan di Tanjung Pasir Propinsi Banten.

Sedangkan sebelumnya pelaksanaan manuvra lapangan, para perwira pelaku peserta latihan akan diberikan pembekalan materi latihan yang akan dikembangkan diantaranya Rule Of engagement (Roe) atau dikenal dengan aturan pelibatan, Hukum Humaniter dan HAM, pemahaman analisa daerah operasi. Selain itu materi pemahaman dan pendalaman operasi pendaratan administrasi . Demikian pula dengan latihan tempur diantaranya prosedur melewati medan ranjau,AArofek. Latihan pertahanan pangkalan serta lawan sabotase bawah air (LSBA) dan latihan bantuan administrasi dan logistik.

Dispen Kolinlamil

DanSatgas Ex-Eagle Kunjungi IFC di Pangkalan RSN

DanSatgas Ex-Eagle Kunjungi IFC di Pangkalan RSN


29 Juli 2010, Surabaya — Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Latma Ex-Eagle 21/10 Kolonel Laut (P) Dadi Hartanto dengan didampingi Komandan KRI Hasanuddin-366 Letkol Laut (P) Retiono Kunto dan Komandan KRI Fatahilah-361 Letkol Laut (P) Anton serta perwira kapal mengadakan kunjungan ke IFC (Information Fusion Center) di Pangakalan RSN (Republic Singapure Navy) Changi Naval Base Singapura, Rabu (28) sore.

Kunjungan dalam rangka serangkaian kegiatan latihan bersama yang digelar antara TNI AL dengan Angkatan Laut Singapura RSN (Republic Singapore Navy) dengan sandi “Latma Ex-Eagle 21/10” itu, sebelumnya Komandan Satgas beserta perwira yang lain juga meninjau kapal perang RSS Tenacious.

Dalam kunjungan tersebut, antara perwira TNI AL dan perwira RSN saling menukar pengetahuan, wawasan dan pengalaman terhadap perangkat alutsista yang dimilki oleh ke dua Angkatan Laut. Pengalaman ini tentunya sangat berharga bagi personel Satgas Ex-Eagle, sebagai penambah wawasan dan pengetahuan untuk mengoptimalkan kinerja Koarmatim khususnya dan TNI AL pada umumnya.

Dispenarmatim

Fotonya Mejeng di Playboy, Supermodel Lara Stone Gugat ke Pengadilan

Fotonya Mejeng di Playboy, Supermodel Lara Stone Gugat ke Pengadilan

Supermodel Lara Stone marah gara-gara foto-fotonya dimuat majalah Playboy secara tidak sah. Ia menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan kasusnya itu.
Lara Stone menyatakan tindakan hukum diambil setelah foto-fotonya yang ilegal itu muncul dalam majalah Playboy terbitan Perancis.
Menurut model asal Belanda yang menikah dengan komedian Inggris David Walliams itu, majalah tersebut tidak [...]

Macet di Jakarta Seharusnya Dipikirkan Sejak 30 Tahun Lalu

Macet di Jakarta Seharusnya Dipikirkan Sejak 30 Tahun Lalu

Kemacetan lalu lintas di Ibukota bukan hal baru. Kemacetan lantas sering kali dimahfumkan. Ketika kemacetan sudah semakin menggila dan semakin disadari banyak kerugian yang ditimbulkan, barulah lebih sering dibahas pembuat kebijakan.
“Seharusnya seperti Nabi Nuh, siap-siap perahu sebelum banjir. Sekarang ini kita sedang membuat perahu di tengah banjir,” ujar koordinator Railway [...]

Kendaraan Simbol Kesuksesan Pemicu Macet Makin Semrawut

Kendaraan Simbol Kesuksesan Pemicu Macet Makin Semrawut

Semakin hari, jalanan Jakarta bukannya makin lancar tapi malah semakin semrawut. Selain karena faktor sistem transportasi yang buruk, tapi juga karena didukung oleh faktor budaya masyarakat.
“Pertama, karena masyarakat kita suka kemewahan. Sifat ini sangat dekat dengan sifat konsumerisme budaya masyarakat Indonesia. Jadi kalau ada uang, beli mobil,” kata sosiolog Universitas Indonesia (UI), Dr Musni Umar, [...]

Advertisement

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner