Rabu, 27 Januari 2010 – 18:30 wib
JAKARTA – Pihak Istana Negara membantah melakukan tekanan kepada Mabes Polri menghentikan penyidikan kasus Bank Century, karena pencalonan Boediono sebagai Wakil Presiden 2009-2010.
“Nggak ada sama sekali,” tegas Juru bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, di Istana Negara, Rabu (27/1/2010).
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sendiri, menurut Julian, belum mengomentari soal testimoni atau draf buku Komjen Pol Susno Duadji yang dibagi-bagikan ke anggota Pansus 20 Januari lalu.
Apalagi, melakukan pemanggilan terhadap Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri terkait kehebohan Susno tersebut. “Nggak (dipanggil). Memang isinya (testimoni/draf buku Susno) seperti apa?” kata Julian balik bertanya.
Persoalan ini bermula ketika salah seorang anggota Pansus Bank Century, Andi Rahmat, mengungkap adanya testimoni Susno soal penghentian kasus Bank Century di Mabes Polri.
Dalam testimoni, yang belakangan diklarifikasi Susno sebagai draf bukunya yang akan diterbitkan, Susno menyebutkan penghentian kasus tersebut dikarenakan adanya nama Boediono. Di saat yang bersamaan Boediono sedang diproyeksikan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Wakil Presiden 2009-2014.








