
Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi (Kompak) menjamin aksi yang mereka lakukan pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia, Rabu (9/12), akan berlangsung damai. Sejumlah persiapan pun sudah mereka lakukan agar jalannya aksi dapat berlangsung tertib dan tidak terjadi kekacauan sebagaimana dikhawatirkan pemerintah.
“Kami jamin tidak akan ada kekerasan ataupun upaya membenturkan dengan aparat,” kata anggota Kompak, Usman Hamid, di Kantor KPK, Selasa.
Untuk itu, kata Usman, Kompak sudah melakukan koordinasi dengan berbagai elemen yang akan bergabung dengan Kompak pada aksi besok. “Kami sudah koordinasikan dengan pimpinan elemen-elemen, baik dari mahasiswa, pemuda, buruh, maupun yang lainnya supaya memerintahkan peserta aksinya masing-masing agar tidak membawa senjata tajam atau melakukan aksi kekerasan,” kata Koordinator Kontras ini.
Selain itu, tuturnya, Kompak juga melakukan koordinasi dengan Polri. “Sejak Jumat kemarin kami koordinasi dengan Mabes Polri dan Polda. Kami minta juga supaya tidak ada pengerahan massa tandingan. Kalo ada kami minta polisi untuk memisahkan,” tuturnya.
Jika pada hari-H nanti terjadi indikasi ke arah kekacauan, Usman mengatakan, pihaknya juga sudah memiliki rencana agar kejadian tersebut tidak berlanjut. “Kami bisa lakukan penarikan massa sampai dengan pembatalan aksi,” tandasnya.




