Kamis, 4 Maret 2010 | 18:32 WIB
JAKARTA, — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan segera menyampaikan pidato kenegaraannya terkait Paripurna DPR mengenai penanganan kasus Bank Century. Belum juga pidato disampaikan, Koalisi Masyarakat Antikorupsi (Kompak) sudah menyatakan ketidakpercayaannya, apa pun isi pidato SBY.
Hal ini disampaikan Kompak seusai mendatangi KPK guna mendesak disegerakannya penanganan kasus Century. “Bahwa apa pun pidato Presiden nanti malam, kami tidak percaya,” kata aktivis Kompak, Ray Rangkuti, Kamis (4/3/2010).
Ia mengatakan, pidato Presiden nanti malam jelas merupakan sebuah pidato pembelaan. Kesimpulan Paripurna DPR, sebutnya, telah jelas menyatakan bahwa ada penyimpangan dalam pengambilan kebijakan bail out Century. “SBY dalam hal ini adalah pihak yang bertanggung jawab. Jadi, pidatonya itu ya pidato pembelaan,” tegasnya.
Kompak, malam nanti, juga berencana mengadakan acara nonton bareng (nobar) pidato Presiden bersama sejumlah LSM lainnya, antara lain Gerakan Indonesia Bersih (GIB) dan Front Oposisi Fakyat Indonesia (FOR Indonesia).
Aksi nobar itu juga dilakukan sekaligus sebagai langkah mengkritik sikap Presiden terkait kesimpulan DPR. “Kami mengundang rekan-rekan dan masyarakat semua untuk bergabung bersama kami,” tuntasnya.








