Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memiliki beberapa nama yang berpotensi untuk menduduki posisi Menteri Keuangan, menggantikan Sri Mulyani.
Diantara nama-nama itu adalah calon yang sudah disebut-sebut oleh media massa. Demikian disampaikan Juru Bicara Kepresidenan, Julian A Pasha, di Kantor Presiden, Kamis (6/5).
“Saya tak bisa me-list, lebih dari satu orang. Yang di media, Presiden tentu sudah mendengar,” ujar Julian.
Dia juga tidak menampik kemungkinan bahwa posisi Menkeu diambil alih terlebih dahulu oleh Kementerian Koordinator Perekonomian jika belum ada pengganti Sri yang dinilai belum ada. Yang pasti, posisi Menkeu tidak akan kosong.
Julian tidak menjelaskan apakah calon Menkeu yang dipegang Presiden itu berlatar politik atau profesional.
“Saya kira yang paling utama memastikan siapapun yang jadi Menkeu akan mampu menjamin stabilitas dan kontinuitas yang sedang berjalan,” ujar Julian. Namun, dia belum mengetahui persis mengenai teknis pemilihan Menkeu.
“Saya belum mendapatkan arahan bagaimana mekanisme untuk menentukn posisi Menkeu baru, namun seperti kelaziman, biasanya akan ada seleksi,” kata Julian. Dengan kata lain, Presiden akan memperhatikan banyak hal untuk menentukan orang yang akan menduduki posisi penting ini.





