
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (SAT) selaku induk minimarket Alfamart mulai melebarkan sayap usahanya. Waralaba lokal itu kini membidik pasar luar negeri. Rencananya, pada akhir Maret 2010, mereka membuka gerai di Vietnam. Nota kerja sama atau MoU dengan pihak terkait di Vietnam pun sudah ditandatangani.
Berbeda dengan di Indonesia yang memberlakukan sistem franchise (waralaba) untuk sebagian [...]
March 9, 2010 | Posted in
Ekonomi |
Read More »

2010-02-04 16:09:10 – Jakarta -
Menyebar duit di depan Gedung DPR ternyata bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, sebuah kardus berisi uang-uang kertas pernah jatuh di depan DPR. Uang-uang kertas itu pun beterbangan direbut para pedagang sekitar. “Dulu pernah juga. Tapi saya lupa kapan. Ada kardus jatuh di tengah jalan. Terus dilindas mobil, ternyata isinya uang. Beterbangan ya langsung diambil para pedagang,” jelas salah seorang pedagang ketoprak, Basri kepada detikcom, Kamis (4/2/2010). Basri sudah 15 tahun berdagang di sekitar Gedung DPR. Basri mengaku kalau dirinya juga ikut rebutan uang dari pengendara mobil yang belum diketahui identitasnya tersebut. “Saya dapat Rp 60.000. Kayaknya uangnya asli. Tapi nggak tahu juga. Mau saya belikan teh botol dulu,” akunya. (gus/iy)
February 4, 2010 | Posted in
Fenomena,
Ragam |
Read More »

2010-02-01 20:10:36 – Jakarta -
Motifasi pihak Gerindra mendesak pemakzulan segera terhadap Presiden SBY patut diragukan. Nampaknya hanya sekedar mencari perhatian agar tampil di media massa dengan menunggangi wacana yang sedang berkembang. “Sebagai pendatang baru dan belum besar, dia ingin tampak beda dengan mencuri headline media massa,” komentar anggota FPD, Ramadhan Pohan, kepada detikcom, Senin (1/2/2010). Pohan yakin bahwa sebenarnya fraksi Gerindra tahu benar Presiden SBY tidak melakukan pelanggaran konsitusi sebagaimana UUD ‘45 syaratkan untuk suatu pemakzulan . Bila memang Gerindra punya bukti pelanggaran konstitusi, nyatanya tidak pernah bisa dipaparkannya secara terbuka kepada masyarakat paparkan data dan fakta tersebut. “Lho wong PDIP yang besar saja mikir panjang sebelum menyimpulkan pemakzulan, eh ini Gerindra tiba-tiba ribut sendirian,” sambung dia memberikan contoh langkah hati-hati PDIP yang juga partai oposisi. Pohan menduga Gerindra melontarkan pernyataan keras itu hanya untuk membakar emosi masyarakat. Tapi sayang sekali Gerindra lupa bila sekarang cerdas dalam memahami berbagai manuver politik yang sedang berlangsung dan sudah pasti tidak bisa didikte untuk mengikuti ajakan yang tendensinya mencari keuntungan bagi kepentingan politik pihak tertentu. “Karena kiprah kepartaian Gerindra masih merayap, dia ambil jalan pintas saja. Jelas ini provokosi, tapi rakyat pasti cuekin,” sambung Pohan. (lh/anw)
February 1, 2010 | Posted in
Fenomena,
Ragam |
Read More »

2010-01-31 13:01:01 – Jakarta -
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Hasyim Muzadi tidak mau ikut campur soal wacana pemakzulan (impeachment) presiden dan wapres. Ia menyerahkan keputusan pemakzulan sepenuhnya di tangan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).”Pemakzulan itu ujungnya terserah MPR, apa pun yang dikatakan, ujung-ujungnya ke MPR. PBNU tidak terkait langsung di situ, entry dan decision-nya di MPR,” kata Hasyim kepada wartawan di sela-sela pembukaan pertemuan alumni IPNU di Hotel Millennium, Tanah Abang, Jakarta, Minggu (31/1/2010).Hasyim mengungkapkan dukungan penuh PBNU terhadap kerja Pansus Angket Century. Hasyim meminta Pansus mengusut tuntas skandal Century. “Jika kesalahan dikoreksi dan diusut itu sudah menjadi aturan hukum,” papar Hasyim.Tak lupa Hasyim menyoroti kinerja pemerintahan SBY. “Saya kita kurang stabil. Karena terganggu sabilitasnya jadi tidak optimal,” kritik Hasyim. (van/nrl)
January 31, 2010 | Posted in
Fenomena,
Ragam |
Read More »

Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima), Ray Rangkuti, mengkritisi para pejabat negara yang kerap menyatakan lupa atas kebijakan yang diambilnya. Terutama, jika kebijakan tersebut mendatangkan masalah di kemudian hari. Ray menyebutnya sebagai virus “amnesia” massal yang melanda pejabat negara.
Dia berkaca pada pemeriksaan kasus Bank Century yang dilakukan Pansus Angket Kasus Bank Century terhadap para [...]
January 8, 2010 | Posted in
Kpk |
Read More »
Presenter yang juga pemain film Air Terjun Pengantin, Tyas Mirasih, mengaku senang dengan respons positif penonton film horor thriller tersebut berdasar komentar di akun Twitter-nya.
“(Film) kita baru tayang kemarin (Kamis). Nah, di Twitter aku bagusnya pada ngasih respons bagus,” imbuh Tyas saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (4/12).
Kekasih vokalis Tria [...]
December 5, 2009 | Posted in
Selebriti |
Read More »
Sopir pribadi mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar, Priyono, yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) sebagai saksi pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen lebih banyak menjawab tidak tahu ketika ditanya oleh JPU saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (3/12).
Mendengar jawaban itu, mayoritas tamu yang menghadiri sidang tertawa. JPU yang [...]
December 3, 2009 | Posted in
Kpk |
Read More »
Salah satu terobosan yang akan dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk memberantas praktik mafia hukum adalah dengan membentuk satuan tugas pemberantasan mafia hukum. Hal tersebut dikatakannya saat jumpa pers di Istana Negara, Jakarta, Senin (23/11).
“Saya sedang mempersiapkan satgas pemberantasan mafia hukum,” kata SBY. Ia mengatakan satgas tersebut akan bekerja langsung di bawah Presiden [...]
November 23, 2009 | Posted in
Kpk |
Read More »
Uang suap sebesar Rp 5,1 miliar dari Anggodo Widjojo untuk pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diserahkan dalam tiga gelombang melalui perantaraan Yulianto.
Demikian disampaikan oleh Ary Muladi, perantara yang ditugaskan Anggodo dalam keterangan pers di Kantor Wantimpres, Sabtu (7/11).
Bertutur soal kronologis, Ary mengatakan menerima uang tunai sebesar Rp 5,1 miliar langsung dari Anggodo di Karaoke [...]
November 7, 2009 | Posted in
Kpk |
Read More »
SOLO, — Air Setiawan, warga Kampung Brengosan, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, yang diduga korban tewas dalam penggerebekan di Jatiasih, Kota Bekasi, ternyata pernah ditangkap polisi pada tahun 2004 atau 2005.
Saat itu, ia ditangkap di depan Rumah Sakit YARSIS di Pabelan, Kartasura, Sukoharjo. “Kalau tidak tahun 2004, ya tahun 2005 ditangkapnya, saya agak lupa. Ia [...]
August 8, 2009 | Posted in
Terorisme |
Read More »