
Fajar Isnu alias Inung Bonek dengan mengenakan kaos bertuliskan 1 Love RI, membawa sebuah poster yang berbunyi ‘Lawan Malaysia? SIAPA TAKUT?’. (Foto: detikFoto/Zainal Effendi)
29 Agustus 2010, Jakarta — Ultimatum yang disampaikan Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Tun Najib Rajak, Sabtu (28/8/2010) agar pemerintah Indonesia menertibkan aksi-aksi demo di Jakarta yang dapat membuat murka warga Malaysia, juga tudingan adanya demonstran bayaran, pernyataan dua juta Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia serta investasi pengusaha Malaysia di tanah air, menunjukkan Indonesia berada dalam posisi mudah ditekan pihak Malaysia.
Hal tersebut dikemukakan Ketua Dewan Direktur Sabang-Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan di Jakarta, Minggu (29/8/2010). “Pernyataan bernada tekanan itu bukti yang nyata bahwa surat Presiden SBY kepada PM Malaysia yang disampaikan Jumat (27/8/2010), tidak pernah digubris,” kata Syahganda.
Karenanya, Syahganda mengaku sedih oleh respon pemerintah Malaysia terkait surat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang sama sekali tidak mencerminkan rasa hormat maupun sikap bersahabat terhadap bangsa Indonesia, khususnya Presiden SBY.
“Yang dilakukan justru menekan-nekan RI. Hal ini tentu bukan sikap dewasa dari petinggi Malaysia, karena mengeluarkan sikap yang selalu merendahkan Indonesia,” jelas Syahganda.
Dikatakan, pemerintah Indonesia sebaiknya tidak boleh terlalu menggambarkan sikap yang pasrah menghadapi Malaysia, baik melalui surat Presiden SBY ataupun berupa tindakan para menterinya. Sebab, lanjutnya, cara seperti itu bukan yang diinginkan oleh seluruh rakyat di tanah air.
“Rakyat dan seluruh elemen bangsa menghendaki Indonesia membangun politik yang bermartabat selaku negara besar di panggung internasional, sekaligus memuliakan harapan serta kepentingan bangsa yang berdaulat,” ujarnya.
Dengan demikian, Syahganda mengharapkan Presiden SBY mengambil hikmah yang dalam atas semua permasalahan dengan Malaysia akhir-akhir ini.
Pemimpin Indonesia-Malaysia harus redakan ketegangan
Pakar hukum internasional dari Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, meminta pemimpin Indonesia dan Malaysia segera meredakan ketegangan yang terjadi di antara kedua negara. Jika dibiarkan, dia khawatir akan menambah rumit hubungan kedua negara.
“Sekarang sudah terjadi ketegangan di tingkat publik. Sekarang tinggal bagaimana kedua elite negara itu meredakan ketegangan di masing-masing negara,” kata dia seusai diskusi “Nasib TKI dan Diplomasi Setengah Hati” di Jakarta kemarin.
Hikmahanto menduga tindakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang berkirim surat kepada Perdana Menteri Malaysia Najib Razak beberapa waktu lalu adalah salah satu upaya untuk menenangkan publik, baik di Indonesia maupun Malaysia.
Insiden penangkapan tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan oleh polisi Malaysia telah memicu sejumlah demo anarkistis. Para pengunjuk rasa melempari pagar kedutaan dengan tinja. Para pendemo pun segera ditangkap polisi. Pemerintah Malaysia lalu “membalas” demo yang dinilai berlebihan itu dengan ancaman mengeluarkan travel advisory bagi warga negaranya yang akan berkunjung ke Indonesia.
Hikmahanto berharap pejabat kedua negara tak menjadikan travel advisory sebagai instrumen diplomasi. Langkah itu, menurut dia, justru akan membahayakan. Menurut Hikmahanto, kompromi perlu dilakukan.
Hingga kemarin, Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan belum bisa mengeluarkan sikap berkaitan dengan ancaman travel advisory yang dikeluarkan Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Seri Anifah Aman pada Kamis lalu. “Kami tidak mau beranda-andai. Nanti malah membuat situasi semakin runyam,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah, saat dihubungi kemarin. Dia menambahkan, hingga kemarin belum ada keterangan resmi dari pemerintah Malaysia mengenai travel advisory itu.
Rektor Universitas Indonesia Gumilar Rusliwa Somantri menilai yang terjadi antara Indonesia dan Malaysia saat ini layaknya perselisihan antara kakak dan adik. “Sedikit ada perselisihan itu biasa, tapi kita harus bisa berpikir jernih,” kata dia setelah memimpin upacara wisuda di Balairung UI, Depok, kemarin.
Ketegangan di antara kedua negara tak mempengaruhi dunia pendidikan. Dia mengatakan, UI tetap menjalin hubungan baik dengan universitas-universitas di Malaysia, khususnya Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Deputy Vice Chancellor UKM Hasan bin Basri mengatakan ketegangan di antara kedua negara tak mempengaruhi kehidupan sekitar 600 mahasiswa Indonesia yang belajar di UKM.
“Tidak ada perubahan dan juga tidak ada masalah,” ujarnya di UI. Hasan mengakui kedatangannya ke Indonesia tidak ada hambatan.
KOMPAS/TEMPO Interaktif
August 30, 2010 | Posted in
Ragam |
Read More »


24 Agustus 2010, London — KRI Dewa Ruci akhirnya tiba kembali ke tanah kelahirannya di Hamburg setelah berkeliling mengikuti serangkaian Tall Ship Race 2010 di Belgia, Denmark, Norwegia, Inggris, Prancis, dan Belanda.
KRI Dewa Ruci merupakan kapal layar bertiang tiga yang dibuat pada tahun 1953 oleh galangan kapal H.C Stulcken Sohn, Hamburg, dengan panjang 58,5 meter dan lebar 9,5 meter, ujar Counsellor Pensosbud KBRI Berlin, Agus Priono, dalam keterangan persnya yang diterima ANTARA London, Selasa.
Dikatakannya, KRI Dewa Ruci di bawah komando Letkol Laut Suharto berkunjung kembali ke tanah kelahirannya untuk berpartisipasi dalam acara Sail Bremerhaven tanggal 25-29 Agustus mendatang.
Perjalanan menjelajahi beberapa benua tersebut, selain merupakan ajang pelatihan bagi Taruna Akademi Angkatan Laut Tentara Nasional Indonesia, juga sebagai misi promosi budaya Indonesia ke negara yang disinggahinya.
Dalam acara Sail Bremerhaven, para awak KRI Dewa Ruci menampilkan berbagai pertunjukan budaya seperti Tari Reog Ponorogo, Tarian Minang, Tari Saman, Tari Rampak Kendang, dan Tari Perang dari Papua.
KRI Dewa Ruci berlabuh di Bremerhaven mulai hari Senin, disambut Duta Besar RI Berlin, Acting Konjen RI Hamburg, dan Atase Pertahanan KBRI Berlin serta staf KBRI Berlin dan KJRI Hamburg. Selama di Bremerhaven, KRI Dewa Ruci akan melakukan serangkaian kegiatan.
KRI Dewa Ruci akan mengikuti pembukaan Sail Beremenhaven di Lapangan Utama pada tanggal 25 Agustus pukul 15.00 sore.
Sementara pementasan kesenian tradisional Indonesia oleh awak kapal KRI Dewa Ruci di panggung utama Radio Bremen-Salin Bremerhaven dilakukan pada malam hari.
Komandan KRI Dewa Ruci beserta 17 kapten kapal layar lainnya akan menandatangani Buku Emas Kota Bremerhaven di Gedung Auswanderhaus.
Dikatakannya, selama tiga hari dari tanggal 25 hingga 28 Agustus diadakan Open Ship KRI Dewa Ruci, dimana para pengunjung Sail Bremerhaven diberikan kesempatan untuk naik dan melihat-lihat di dalam kapal KRI Dewa Ruci.
Para awak kapal KRI Dewa Ruci mengikuti pertandingan antarawak kapal dari seluruh peserta Sail Bremerhaven di Waser Strandbad.
Pada malam harinya akan dilaksanakan Resepsi di atas kapal KRI Dewa Ruci yang dihadiri oleh Dubes RI Berlin, Eddy Pratomo, Acting Konjen RI Hamburg, Athan KBRI Berlin, Staf KBRI Berlin, dan KJRI Hamburg serta Korps Diplomatik, pejabat dan relasi perwakilan RI di kota Bremen, Bremenhaven dan sekitarnya.
Taruna Akademi Angkatan Laut Tentara Nasional Indonesia akan memeriahkan kegiatan pawai keliling kota Bremerhaven dengan memainkan Marching Band dan awak kapal KRI Dewa Ruci mementaskan musik dan tarian tradisional Indonesia di Theodor-Heuss-Platz.
Sebelum meninggalkan Bremenhaven, digelar Open Ship dan persiapan pelayaran menuju Italia pada pukul 10 pagi tanggal 29 Agustus mendatang.
Pelayaran kali ini sangat bermakna karena disamping merupakan pelayaran ke tanah kelahirannya, setelah ini KRI Dewa Ruci hanya akan menjelajahi rute-rute Asia dan dalam negeri Indonesia, demikian Agus Priono.
ANTARA News
August 25, 2010 | Posted in
Ragam |
Read More »

Usai Rapat Kerja Nasional III Kabinet dengan Gubernur se-Indonesia di Istana Bogor, Wakil Presiden Boediono memilih bersantai dengan wartawan yang biasa meliput Istana Wapres. Acara santai Boediono dengan wartawan pun dilakukan di Istana Bogor, 6-7 Agustus 2010. Jumat malam, 6 Agustus 2010, Boediono tampak antusias menikmati acara bersama wartawan dan karyawan Sekretariat Istana Wapres. Tak [...]
August 7, 2010 | Posted in
Hot News |
Read More »

Konser musik Sheila on 7 di Lapangan Mataram, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (31/7) malam, berlangsung ricuh sehingga mengakibatkan sedikitnya tiga penonton pingsan dan seorang luka-luka.
Kericuhan antarpenonton tersebut saat vokalis Duta membawakan lagu perdananya yang langsung disambut penggemarnya. Namun, para penonton tampak histeris saat menikmati lagu yang dibawakan vokalis Sheila on7 Duta [...]
August 1, 2010 | Posted in
Hot News |
Read More »

Finalis dua besar Indonesian Idol, Citra dan Igo, mendapatkan pujian selangit dari para juri karena penampilan memukau mereka di Grand Final Indonesian Idol, malam ini, Sabtu, 31 Juli 2010.
Satu di antara mereka, akan dianugerahi gelar The Next Superstar of Indonesian Idol 2010 yang akan diumumkan pada Sabtu, 7 Agustus 2010, mendatang.
Lagu [...]
August 1, 2010 | Posted in
Hot News |
Read More »


29 Juli 2010, London — Kapal bersejarah KRI Dewa Ruci yang pertama kali berlayar ke Jerman di tahun 1953 ini merapat di Pelabuhan Kristiansand, Rabu dalam muhibahnya mengikuti Tall Ships Races 2010.
Kedatangan Dewa Ruci disambut dengan prosesi atraksi saat kapal itu merapat. Sekretaris Tiga KBRI Oslo, Febby Fahrani dalam keterangan persnya, Kamis menyebutkan sekitar 30 kapal-kapal kecil yang sedang berlayar di perairan sekitar pelabuhan turut mengiringi Dewa Ruci saat merapat di galangan sandar kota Kristiansand.
Sambutan khusus diberikan Dubes RI Oslo, Esti Andayani dan seluruh jajaran staf KBRI Oslo serta Atase Pertahanan RI untuk wilayah Norwegia berkedudukan di Berlin, Jerman, Fachri Adamy yang menunggu kedatangan KRI Dewa Ruci di galangan sandar kota Kristiansand.
Secara khusus, Esti Andayani mengalungkan rangkaian bunga anggrek kepada komandan KRI Dewa Ruci, Letkol Suharto, sebagai ucapan selamat datang di Norwegia.
Selama mengikuti Tall Ships Races 2010 di kota Kristiansand yang diikuti oleh 81 kapal layar dari 18 negara ini, KRI Dewa Ruci akan menampilkan pertunjukan seni Indonesia di panggung utama pada 29 Juli 2010.
ANTAR News
July 29, 2010 | Posted in
Hot News |
Read More »

Popularitas Justin Bieber terus meroket. Kehadirannya di panggung musik dunia mampu menarik perhatian orang banyak. Justin sangat berterima kasih kepada para fans yang telah setia mendukungnya. Justin pun berbagi rahasia yang mengantarkan dirinya bisa sukses di panggung musik dunia.
Semua penyanyi sekalipun menyandang predikat sebagai penyanyi senior tetap saja merasa grogi [...]
July 29, 2010 | Posted in
Hot News |
Read More »

Cinta Laura memang tak pernah tampil seksi saat berada di atas panggung. Tetapi, untuk bulan ramadhan, Cinta Laura tak ingin asal-asalan dalam menggunakan pakaian baik untuk menyanyi maupun sehari-hari. Dia memilih untuk menggunakan pakaian tertutup.
“Bukan ramadhan show boleh saja. Tapi, kalau ramadhan pakai yang lebih tertutup,” kata Cinta Laura saat [...]
July 27, 2010 | Posted in
Hot News |
Read More »

Pagelaran musik dangdut di ajang Expo Bojonegoro yang digelar di alun-alun kota dikeluhkan banyak pihak. Pasalnya, para penyanyinya menyajikan joget erotis yang mengarah ke pornografi. MUI Bojonegoro pun meminta dangdut erotis itu dihentikan.
Expo Bojonegoro yang digelar mulai 7 Juli lalu hampir setiap malam menyajikan musik dangdut. Puncaknya pada Sabtu 24 [...]
July 26, 2010 | Posted in
Hot News |
Read More »

Bintang Orlando Bloom dan model Miranda Kerr akhirnya mengakhiri masa lajang mereka, dan melanjutkannya dengan bulan madu yang panjang. Pemilik departement store kelas atas Australia, David Jones, yang menggunakan model Australia 27 tahun sebagai duta fashionnya, yang membocorkannya.
Ia mengatakan Kerr bolos kerja dan tidak akan menghadiri peluncuran musim Spring pada [...]
July 23, 2010 | Posted in
Hot News |
Read More »