
2010-03-04 07:20:31 – Jakarta -
Pada suatu hari, di Yunani 400 tahun sebelum Masehi. Seorang dokter yang juga fisikawan, membuat sumpah yang kemudian hari dicontoh semua kalangan profesi yaitu Sumpah Hiprokrates.Dalam sumpah yang dibuka dengan persaksian kepada Tuhan, Hiprokrates yang merupakan murid Herodikus berjanji akan menerapkan cara pengobatan untuk kepentingan pasien sesuai dengan penilaian dan kemampuannya. Dan akan mencegahya dari bahaya dan kesalahan pengobatan.Tak hanya itu, pengarang buku fenomenal Corpus Hippocraticum juga berjanji tak akan melakukan aborsi, tak memberikan obat yang mematikan dan mendatangi rumah pasien tanpa maksud yang tak layak. Sumpah inilah yang kemudian menjadi pedoman kode etik dokter di seluruh dunia.Lantas, sumpah ini dianggap sebagai pelopor kode etik berbagai profesidi berbagai sejarah. Tak hanya profesi kedokteran semata. Rabu (3/3/2010) kemarin, hampir 2,5 abad setelah Sumpah Hiprokrates, pengacara Tim kuasa hukum Antasari Azhar melaporkan hakim agung yang memutus perkara tersebut keKomisi Yudisial (KY). Lewat pengacaranya, Madqir Ismail, Antasari menilai telah terjadi berbagai kejanggalan yang mereka temukan dalam proses persidangan. Salah satu kejanggalan yakni pertemuan majelis hakim di rumah ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Herry Swantoro. Herry juga merupakan ketua majelis hakim sidang kasus Antasari.”Pertemuan seperti ini menurut kami sangat tidak layak untuk dilakukan olehmajelis hakim, karena menurut hemat kami bisa mempengaruhi putusan majelis-majelis lain,” kata Madqir di Gedung KY, Jl Kramat Raya, Jakpus, Rabu kemarin.Beberapa waktu lalu, MA telah memecat hakim Hakim Rizet Benyamin karena secara sah terbukti melanggar kode etik dan pedoman perilaku hakim serta mengakui perbuatannya. Sedangkan hakim Endratno Rajamai, hakim di PN Serui, Papua hanya dijatuhi hukuman mutasi serta penundaan kenaikan pangkat selama 1 tahun. Endratno terbukti memeras mantan istrinya hingga 66 kali dengan total Rp 84,5 juta.Coreng-moreng buruknya penegakan kode etik juga terjadi di tubuh KorpsBhayangkara. Akhir bulan Februari, Polres Jakarta Pusat menjatuhkan sanksi bagi 4 polisi yang terlibat dalam rekayasa kasus kepemilikan ganja terhadap pemulung Chairul Saleh (38).Mereka adalah Kanit Narkoba Polsek Kemayoran Aiptu Suyanto dan Brigadir Rusli dengan penjara 21 hari. Kemudian Aiptu Ahmad Riyanto dan Brigadir Dicky, masing-masing di penjara selama 7 hari. “Keempat anggota tersebut layak untuk diajukan ke pengadilan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Boy Rafli Amar kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (1/3/2010).Untuk memperbaiki korpsnya, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri langsung mengeluarkan jurus maut, yaitu memanggil 5.000 Kepala Unit, 500 Kepala Satuan, dan 31 Direktur Serse seluruh Indonesia dalam waktu dekat.”Kita panggil secara bertahap selesai dalam bulan ini juga. Untuk bagaimana mereka harus berubah. Bagaimana bentuk pengawasan kepada mereka supaya tidak ada lagi penyimpangan,” jelas KapolriAdanya pelanggaran kode etik juga mengancam korps TNI. Kali ini dilakukan oleh Kolonel SHD yang sedang promosi kenaikan pangkat untuk mendapat bintang satu atau Brigadir Jenderal. Dia dituduh oleh ULE, perempuan yang dia hamili tanpa ikatan perkawinan. Menanggapi kasus ini, Mabes TNI dan Mabes AD langsung angkat bicara. Lewat Kapuspen TNI, Marsekal Muda Sagom Tamboen, Mabes TNI menyayangkan perilaku SHD. “Kalau itu terjadi kita sesalkan. Mudah-mudahan itu tidak benar. Sepanjang itu belum terbukti, kita tetap harus menindaklanjuti,” ujar Marsekal Muda Sagom Tamboen saat berbincang dengan detikcom, Rabu kemarin.Bagaimana dengan sikap korps TNI Angkatan Darat yang menjadi induk satuan SHD? Lewat Kadispen TNI AD, Brigjen Widjonarko malah memberikan reaksi lebih tegas dibanding Mabes TNI. “Ya nggak boleh kumpul kebo. Istri dua saja nggak boleh. Kita ketat, kalau seperti itu ketahuan risikonya dan sanksinya berat bukan hanya sanksi moral,” ujar Kadispen TNI AD Brigjen Widjonarko kepada detikcom, Rabu kemarin.Awal 2010, Indonesia sudah dipenuhi dengan catatan buruk pelanggaran kode etik diberbagai profesi. Bagaimana 10 bulan ke depan? (asp/anw)
March 4, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »

2010-03-02 22:29:38 – Jakarta -
Aksi demonstrasi yang digelar berbagai elemen massa di depan gedung DPR, Jl Gatot Subroto saat sidang paripurna Pansus Centruy berakhir ricuh. Apa yang menjadi penyebab kericuhan tersebut? Berikut kronologinya menurut Polri.”Pukul 13.05 WIB telah tiba massa Dewan Revolusi Indonesia dari Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera), Marhains Bersatu, GPI, HMI, MPO, KAMRED, GPK, STIKMA, LEPAS, PPMI dan Barisan Kebangsaan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Boy Rafli Amar melalui pesan singkat pada detikcom, Selasa (2/3/2010).Boy menjelaskan, massa yang berjumlah 300 orang dari KAMRED dan LEPAS, memancing petugas dengan melempari kayu , batu dan botol minuman ke dalam gedung DPR. Massa kemudian mengikat tali tambang ke pagar kiri pintu DPR.”Lalu diseret oleh mobil jenis Land Cruiser bernopol B 99 ES warna hitam,” katanya.Petugas yang berada di kawasan ring 1 DPR, lanjutnya, tambang tersebut diputus. Tidak puas, massa kemudian mengikatkan tali tersebut ke barier (kawat besi) dan mengikatkannya ke mobil milik Egy Sujana. Mobil tersebut lalu menyeret barier tersebut dan diikatkan ke pagar pembatas tol dan Jl Gatot Subroto.”Kemudian oleh 4 anggota Lantas, tali tersebut di putus dan mobil tersebut melarikan diri,” imbuhnya.Untuk menghalau aksi anarkis massa, polisi kemudian menyemprotkan water cannon ke arah para pengunjuk rasa. Dari kejadian tersebut, polisi kemudian mengamankan 2 pengunjuk rasa.”Atas nama Zulfikar, mahasiswa Universitas Tujuh Belas Agustus (UNTAG) dan Abdurahman dari BENDERA,” paparnya.Kedua aktivis tersebut kemudian dibawa ke Mabes polri untuk diperiksa. Sementara itu, mobil pengacara Eggy Sujana juga turut dibawa ke Mabes Polri.”Mobil Land Cruiser B 99 ES, milik Egy Sujana diamankan,” tandasnya. (mei/irw)
March 2, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »

2010-03-02 07:34:00 – Jakarta -
Soraya Abdullah disebut-sebut dalam dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Firman Syah. Soraya dianggap meminjamkan rekeningnya untuk menampung dana dari Timur Tengah. Dana itu kemudian dipakai untuk pengeboman Marriot-Ritz Carlton, Juli tahun lalu.”Hubungannya ya teman bisnis saja. Kalau mau mencairkan dana, kapan saja. Tidak perlu meminta persetujuan,” kata pengacara M Jibriel, Hariadi Nasution saat dihubungi detikcom, Senin (1/3/2010).Tim pengacara M Jibriel menyatakan tidak tahu menahu bila Soraya akan didatangkan JPU. Nasution sendiri tidak tahu apakah Soraya hadir atau tidak dalam sidang pertama Selasa pekan lalu, mengingat banyak pengunjung menggunakan cadar.”Saya sendiri tidak tahu Soraya yang mana. Banyak yang menggunakan cadar, itukan keyakinan,” ujar Nasution.Soraya berubah menjadi sosok relijius dan bercadar sejak beberapa tahun lalu. Sebelumnya, ia sempat bermain dalam sinetron ‘Gerhana’. Soraya disebut mempunyai hubungan dekat dengan M Jibriel. Soraya dalam emailnya kepada detikcom, 7 September 2009, membenarkan mengenal Jibril. Namun Soraya membantah terlibat terorisme. Ia juga membantah Jibril terlibat aksi terorisme. (Ari/ape)
March 2, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »

2010-03-02 02:22:56 – Jakarta -
Meraih simpati dan dukungan lewat situs jejaring sosial Facebook juga dimanfaatkan terdakwa terorisme M Jibriel. Hingga Selasa pukul 02.00 WIB, pendukung Jibriel mencapai 2.027 akun aktif. “Aku yang mengerti benar jalan hidupku. Aku takkan pernah peduli dengan orang yang mencelaku dan mencelakakanku,” tulis moderator kelompok pendukung M Jibriel di facebook, Selasa (2/3/2010) pagi.Dukungan tersebut menguat usai Jibriel diseret ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Dalam dakwaan jaksa Firman Syah, Jibriel dikenai pasal terorisme dan pemalsuan dokumen keimigrasian yakni paspor.”Semua dikait-kaitkan saja. Rekayasa. Eksepsi sudah disiapkan. Semuanya sudah lengkap tinggal dibacakan saja,” ucap salah satu pengacara M Jibriel, Hariadi Nasution saat dihubungi detikcom.Selain di facebook, pengguna internet dapat memberi dukungan lewat Google Friend Connect. Jibriel juga membuka blog pribadi yang terbuka bagi siapa saja yang ingin memberinya dukungan. (Ari/ape)
March 2, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »

2010-02-26 20:04:24 – Jakarta -
Anand Krishna membantah jika kata-kata mesra dalam situs jejaring sosial Facebook merupakan rayuan yang ditujukan kepada Tara Pradiptha Laksmi. bukan hanya untuk Tara, kalimat seperti itu juga dikirim kepada anggota komunitas Anand Krishna. “Itu sifatnya general, tidak cuma ke dia ke cowok juga dikirim, semua anggota juga dapat. Saya bisa buktikan itu,” ujar pengacara Anand, Darwin Aritonang saat dihubungi detikcom, Jumat (26/2/2010). Menurut Darwin tidak ada yang salah dalam percakapan di media jejaring facebook antara kliennya dengan Tara. “Itukan biasa saja, dan sangat general, kalau Tara menganggap itu beda, ya silahkan, tapi itu juga dikirim ke anggota padepokan yang lain,” tambah Darwin. Darwin juga menyesalkan sikap pengacara Tara yang menjadikan percakapan di media jejaring facebook sebagai salah satu barang bukti dalam laporannya ke Polda Metro Jaya. “Percakapan itu nothing, tidak ada kaitanya dengan kasus. Sebagai pengacara saya jadi ikut malu,” tandas Darwin. Menurut Darwin, percakapan dalam facebook tidak layak dilampirkan sebagai barang bukti. Menurutnya, apa yang ada di percakapan tersebut tidak menguatkan tuduhan pencabulan yang dialamatkan kepada klienya. “Seharusnya dia melampirkan bukti yang menguatkan tuduhannya yaitu pencabulan. Bukan malah melampirkan hal yang mengada-ada,” pungkas Darwin. (her/Rez)
February 26, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »

2010-02-26 12:30:40 – Jakarta -
Anand Krishna dan Tara Pradiptha Laksmi saling bermesraan dalam situs jejaring sosial Facebook. Namun Tara mengaku tidak sadar dengan apa yang sedang ditulisnya.”Permasalahannya, dia (Tara) begitu karena jatuh cinta, tapi dia tahu apa yang terjadi pada dirinya,” ujar pengacara Tara, Fredi Alex Damanik saat dihubungi detikcom, Jumat (26/2/2010).Kamis (25/2) kemarin, pengacara Tara kembali datang ke Polda Metro sambil membawa transkrip di facebook. Rencananya, percakapan Anand-Tara akan dijadikan salah satu barang bukti.Isi percakapannya memang mencengangkan. Mereka berdua saling mengumbar pujian dan kata mesra. Ada juga lirik lagu lembut dari penyanyi legendaris Elvis Presley berjudul “Love Me Tender” dipersembahkan oleh Tara untuk Anand. Tidak hanya itu, bujukan mesra Anand agar Tara mau melanjutkan studinya juga ikut dilampirkan. Menurut Fredi, perasaan yang dimiliki Tara kepada Anand saat itu sangat besar. Tara, imbuh Fredi, rela melakukan apa pun demi Anand.”Dia (Tara) tidak bisa menolak, benar-benar nggak masuk akal. Kita pernah jatuh cinta, tapi nggak seperti itu,” jelasnya.Untuk menyadarkannya kembali, pihak keluarga akhirnya membawa Tara ke psikolog. Namun butuh waktu lama untuk membuat Tara seperti dulu kembali.”Sekitar 3 bulan, itu pun baru 4 pertemuan terakhir dia menerima psikolognya,” tandasnya. (mok/asy)
February 26, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »
Jumat, 26 Februari 2010 | 07:21 WIB
JAKARTA, – Ramadhan Pohan dengan senang hati mempersilahkan pengacara penulis buku “Membongkar Gurita Cikeas: Di Balik Skandal Bank Century,” George Junus Adijtondro mempersoalkan adanya dugaan rekayasa dalam hasil visumnya akibat pemukulan George di dua rumah sakit di Jakarta, yakni Rumah Sakit Aini [...]
February 26, 2010 | Posted in
Ragam |
Read More »

2010-02-26 05:06:50 – Jakarta -
Tokoh spiritual Anand Krishna sejauh ini masih terus membantah melakukanpelecehan seksual terhadap muridnya. Pradipta Laksmi (19), murid Anand yangmelaporkan ke polisi mengaku memiliki sejumlah bukti untuk membongkar aksi tak senonoh gurunya. Salah satunya percakapan mesra antara Anand dan Tara diFacebook.Percakapan tersebut dijadikan salah satu barang bukti yang dilampirkan pengacara Tara saat kembali mendatangi Polda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Kamis (25/2/2010). Tara datang bersama 3 orang lainnya yang juga mengaku menjadi korban Anand.Pada tanggal 15 Mei 2009, Anand Krishna sempat mengirim pesan singkat diFacebook yang isinya agar Tara melanjutkan studi sesuai dengan keinginan orang tua. Namun keinginan Anand itu sempat ditolak Tara. Hingga akhirnya, Anand kembali mengeluarkan kata-kata mesra untuk membujuk muridnya tersebut.Berikut petikan dialog lengkap antara Anand dan Tara ditulis seperti aslinya:Anand:……”Tara, i want you to please think deeply with a very, very coolmind. Perhaps this is what you should be doing, in order not to displease your parents and get their blessings. I want your answer, my dear angle.. I love you very, very, very much sayang, blessing always…”"PS. You can also consult archana my dear, but i need you to MAKE DECISION ON YOUR OWN WITHOUT BEING INFLUENCED BY ANYONE…”Tara: “My parents hope not mine..please dont say this to me..it really isbreaking my heart..please u cant give you this one unless you wish me to end my life in a very early age like 20 maybe..sorry but i cant give you this one..i love you so much…”Anand: “I LOVE YOU TARA VERY MUCH…BUT YOU CAN GIVE ME ‘yourself’ RIGHT?”"Okay, laugh now..be ceheerful..c u soon, i am missing you very much too..”Tara: “Of course i give you all of me to you.. i am yours..please ask meanything but please..dont ask me to leave you..cause whatever happen the only thing i dont want to let go in this life is.. YOU.. i can give up everything else but not you..sorry. but i dont want to lose you again this time.. i Love you..”Anand: “I LOVEEEEEEE YOOOOOUUUUUUU my love, my angel, my sayang, my cinta, my, my, my TARA..”Tara: “i miss yoouuuuuuuuuu sooooooo muuuuuuuuuuuucccchhhhh….”Dialog Tanggal 15 Mei 2009Anand: “Hi..Kok belum dibalas? I Love you angel, good nite, c u soon..”Tara: “Hai.. maaf aku memang sengaja membalasmu malam karena aku tau aku pasti akan mengingatmu semalaman suntuk karena belom pernah (setelah sekaian lama) aku melewati Jum’at malam ke Sabtu pagi tanpa mu..adduuuuhh… aku juga gak tahan… melewatinya tanpamu..sakit aku juga..ehmmm..lain kali.. gak ada jumat tanpa ketemu ya…i love you”"Aku kanggggggeeeeennnnnn bgt!!!!”Anand: “NO MORE FRIDAYS LIKE THIS OKAY…setidaknya kalau kamu bersama archana, i can still FEEL YOUR ENERGY..”"C U SOOOOOOOOOOONNNNN, love you so much’ (mad/rdf)
February 26, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »

2010-02-26 02:44:52 – Jakarta -
FPKS menyebut nama Sri Mulyani dan Boediono sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam kasus bailout ini. Sikap FPKS yang begitu galak dalam membacakan pandangan akhir di Pansus Century dipertanyakan Partai Demokrat. Kondisi ini pun dirasa aneh oleh Partai Demokrat. Jika mau menengok sedikit ke belakang saat pencalonan SBY-Boediono, 15 Mei 2009 silam, PKS sedikit pun tidak pernah menggubris kasus Century.Sebagai partai koalisi, PKS setidaknya memberi warning ke Demokrat tentang kemungkinan hadirnya masalah ini. Namun yang ada, PKS pun justru adem ayem.”Kenapa waktu itu tidak dipertanyakan? Apa alasannya karena mereka (FPKS) baru tahu sekarang? Kemana saja fungsi DPR? Kan DPR sekarang sebagian masih yang kemarin (periode sebelumnya),” papar Sekjen PD Amir Syamsudin kepada detikcom, Jumat (26/2/2010).Kesalahan yang ditudingkan kepada Boediono saat ini memang tergolong besar. Dia dan Sri Mulyani dianggap bertanggung jawab dalam penggelentoran uang rakyat senilai Rp 6,7 T untuk menyelamatkan Bank Century.Setali tiga uang dengan PKS, sikap Golkar juga dipertanyakan Amir. Golkar saat pilpres memang bersebrangan dengan Demokrat.Pasangan JK-Wiranto adalah jagoan yang mereka dukung untuk bertarung denganSBY-Boediono. Saling sindir dan menjatuhkan di dalam kampanye, bukan hal yang asing dilakukan kedua kubu.”Tapi saat debat timses, mereka tidak pernah mempersoalkan hal ini. Yang adajustru soal Istri Pak Boediono, Herawati (yang dituduh beragama Katolik),” jelas Amir.Pengacara gaek ini pun menduga ada muatan politis yang sangat besar di baliktudingan ini. (mok/rdf)
February 26, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »

2010-02-25 20:41:08 – Jakarta -
Tokoh spiritual Anand Krishna sejauh ini masih terus membantah melakukanpelecehan seksual terhadap muridnya. Pradipta Laksmi (19), murid Anand yangmelaporkan ke polisi mengaku memiliki sejumlah bukti untuk membongkar aksi tak senonoh gurunya. Salah satunya percakapan mesra antara Anand dan Tara diFacebook.Percakapan tersebut dijadikan salah satu barang bukti yang dilampirkan pengacara Tara saat kembali mendatangi Polda Metro Jaya, Jl. Sudirman, Jakarta, Kamis (25/2/2010). Tara datang bersama 3 orang lainnya yang juga mengaku menjadi korban Anand.Berikut petikan dialog lengkap antara Anand dan Tara. Ditulis seperti aslinya:Tara: “I miss to left you massage on FB,, since tomorrow you are going toBali..let see what can i write to you know..”first..Love me tender,Love me sweet,Never let me go,you have made my life complete,And I love you so.Love me tender,Love me true,All my dreams fulfilled,For my darlin I love you,And I always will.Love me tender,Love me long,Take me to your heart,For its there that I belong,And well never part.Love me tender,Love me dear,Tell me you are mine.Ill be yours throughr all the years,Till the end of time.(Even at last my dreams come true Darling this I know Happines will follow you everywhere you go).Anand Krishna: “Okay, thanks but, i have read this already, jadi untuk besok masih tetap perlu satu pesan lagi yang baru.. I like this song.. Love you darling, Tara sayang…” (mad/rdf)
February 25, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »