Suara Redaksi “Haruskah bailout Century terus dibahas?”

Barack OBAMA “Sebaiknya konflik politik segera diakhiri. Atmosfer ekonomi mulai terpengaruh.”

Posts tagged with the keyword: ‘Satu’

Omset Hypermart Tahun 2014 Ditargetkan Mencapai Rp.20 Triliun

Omset Hypermart Tahun 2014 Ditargetkan Mencapai Rp.20 Triliun

Hypermart menargetkan omzet penjualan Rp 20 Triliun pada 2014. “Dengan pertumbuhan penjualan tumbuh sekitar 10 persen per tahun, maka target itu bisa dicapai,” kata Direktur Komunikasi Korporat PT Matahari Putra Prima Tbk (Matahari) Danny Konjongian di Jakarta, Jumat (27/8) malam. Pada 2009, omzet Hypermart sudah mencapai Rp 5,8 triliun. Hypermart sendiri telah menyumbang 91 persen [...]

Terbang Fajar Hawk 109/209 Skuadron 12

Terbang Fajar Hawk 109/209 Skuadron 12


26 Agustus 2010, Pekanbaru — Panggilan tugas operasi dapat saja terjadi kapanpun tanpa mengenal waktu, baik pada pagi hari, siang hari, sore hari, malam hari maupun pada saat dini hari. Pelaksanaan tugas merupakan kewajiban yang harus segera ditunaikan tanpa bisa ditunggu ataupun diundur waktu pelaksanaannya. Kesiapan tempur tersebut harus selalu melekat dalam diri seorang “fighter”/penerbang tempur. Demikian juga halnya dengan para “fighters” Skadron Udara 12 Lanud Pekanbaru, mereka harus selalu siap melaksanakan tugas tugas yang diperintahkan. Untuk itu, sejak tanggal 13 Agustus yang lalu hingga 7 September yang akan datang, seluruh penerbang Skadron Udara 12 melaksanakan terbang fajar dengan waktu Take Off pukul 05.00 WIB.

Sebagai satu-satunya pangkalan induk yang berada di pulau Sumatera, Lanud Pekanbaru harus selalu meningkatkan kesiapan satuan-satuan yang ada di jajarannya, termasuk Skadron Udara 12 yang mengawaki pesawat tempur Hawk 109/209. Latihan Terbang Fajar ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para penerbang khususnya melaksanakan penerbangan pada saat Fajar yang lebih banyak mengandalakan instrument karena visual yang sangat terbatas. Dengan demikian para penerbang tempur Skadron Udara 12 dapat melaksanakan tugas setiap saat tanpa mengenal waktu baik pada siang hari maupun malam hari.

Dengan pelaksanaan latihan Terbang Fajar ini para penerbang dan seluruh satuan yang terkait dalam operasional penerbangan Lanud Pekanbaru melakukan disertifikasi dengan merubah waktu latihan dari pukul 05.00 WIB samapai pukul 12.00 WIB.

Lanud Pekanbaru

Indonesia Akan Percepat Perundingan Perbatasan

Indonesia Akan Percepat Perundingan Perbatasan

Perwakilan aktivis yang tergabung dalam Koalisi Untuk Kedaulatan Indonesia, Ray Rangkuti (2 kiri), menyerahkan berkas kepada Wakil Ketua Komisi I DPR Agus Gumiwang Kartasasmita (3 kanan), seusai bertatapmuka dengan Komisi I DPR, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (20/8). Koalisi untuk Kedaulatan Indonesia mendesak Komisi I DPR menggunakan hak interpelasinya untuk meminta penjelasan kepada pemerintah terkait pelecehan kedaulatan bangsa melalui barter pencuri ikan asal Malaysia dengan petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). (Foto: ANTARA/Ismar Patrizki/pd/10)

23 Agustus 2010, Jakarta — Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan Indonesia akan mempercepat jadwal perundingan mengenai perbatasan dengan beberapa negara, termasuk Malaysia.

“Kami terima kemarin sebelum diumumkan oleh Presiden, tentang perlunya kita mempercepat atau meningkatkan tempo perundingan dengan Malaysia dan negara lain,” kata Menlu seusai acara Pengukuhan Duta Belia 2010 di Kemlu, Senin.

Ia menjelaskan bahwa pekan lalu sudah menghubungi Menlu Malaysia untuk menunjukkan tekad untuk membentuk Komisi Menteri Bersama (Joint Minitrial Commission), yang sebelumnya pada September hingga November.

Pemerintah Indonesia telah menawarkan satu tanggal yang konkret tetapi dari masih belum mendapat jawaban dari Malaysia, tambahnya.

Meski tanggal pasti perundingan dengan Malaysia belum ditentukan, Menlu memaparkan bahwa dalam satu-dua bulan ke depan akan ada pembahasan lebih mendalam tentang perbatasan dengan sejumlah negara.

“Kita akan tukar menukar instrumen ratifikasi mengenai perbatasan dengan Singapura pada 30 Agustus, Thailand 1-2 September, kemudian Vietnam, Filipina dan Palau dalam satu – dua bulan ke depan,” jelas Menlu.

Pada Minggu malam, dalam acara buka puasa dengan partai Demokrat, Presiden memberi instruksi dan arahan agar proses perundingan dengan negara yang berbatasan dengan Indonesia, termasuk Malaysia, dipercepat.

Marty menjelaskan (18/8) bahwa Malaysia belum siap karena masih belum menyelesaikan masalah batas laut yang tidak berjauhan dengan Singapura.

Percepatan perundingan perbatasan ini terkait dengan insiden yang terjadi pada 13 Agustus lalu, saat polisi Malaysia menahan tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. Kapal Malaysia mencegat kapal patroli Indonesia saat sedang mengawal perahu Malaysia yang tertangkap mengambil ikan di perairan Indonesia.

Kapal patroli Malaysia menangkap ketiga petugas kelautan Indonesia karena Indonesia menolak melepas kapal Malaysia beserta tujuh orang krunya.

Pada 17 Agustus, pihak Malaysia melepas tiga petugas Indonesia, sementara pihak berwajib Indonesia juga mendeportasi tujuh nelayan Malaysia yang tertangkap oleh ketiga petugas KKP tersebut.

Presiden perintahkan pembahasan batas maritim dengan Malaysia

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan percepatan pembahasan batas maritim antara Indonesia dan Malaysia untuk menghindari perbedaan pendapat antarkedua negara.

“Perlu batas maritim (yang jelas) antara Indonesia dan Malaysia,” kata Presiden Yudhoyono saat buka puasa bersama dengan sejumlah kader Partai Demokrat di kediamannya di Puri Cikeas, Bogor, Minggu malam.

Untuk itu, Presiden Yudhoyono telah memerintahkan menteri terkait untuk mempercepat upaya perundingan dengan Malaysia guna membahas batas wilayah antara Indonesia dan Malaysia.

Presiden menegaskan, upaya perundingan dengan Malaysia bisa segera dimulai, tanpa harus menunggu negara itu menyelesaikan sengketa batas wilayah dengan Singapura.

Saat ini, Malaysia sedang bersengketa dengan Singapura tentang klaim kepemilikan Pulau Batu Puteh. Sengketa itu sedang diproses di Mahkamah Internasional.

Untuk memulai proses perundingan dengan Malaysia, Presiden Yudhoyono dijadwalkan akan segera menerima laporan dari menteri terkait pada pekan ini, terutama terkait dengan kasus penangkapan tiga petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) oleh kepolisian Malaysia beberapa waktu lalu.

Presiden Yudhoyono menjelaskan, letak geografis perairan Indonesia sangat rentan karena berbatasan langsung dengan tujuh negara. Oleh karena itu, Indonesia harus terus mengedepankan upaya diplomasi dengan negara tetangga.

ANTARA News

Giant Terus Ekspansi Tambah Gerai Baru

Giant Terus Ekspansi Tambah Gerai Baru

Industri ritel modern yang prospektif membikin persaingan kian ketat. Meski saat para pemain sudah gencar berekspansi, jumlah gerai ritel modern belum sebanding dengan jumlah penduduk Indonesia yang hampir 237 juta jiwa. “Potensinya besar sekali, wajar Giant yang tadinya tidak ekspansif sekarang sudah mulai bergairah,” kata Danny Konjongian, Direktur Komunikasi PT Matahari Putra Prima, mengomentari pendirian [...]

Super Hercules India Siap Diuji Terbang Bulan Depan

Super Hercules India Siap Diuji Terbang Bulan Depan


18 Agustus 2010 -– Satu pesawat C-130J Super Hercules dari enam pesawat yang dipesan AU India, dijadwalkan melakukan uji terbang 21 September 2010. Sesuai dengan program yang ditetapkan, pengiriman pesawat pertama awal tahun depan. Nilai kontrak pembelian mencapai 1 milyar dolar. Hercules milik AU India diparkir di Lockheed Martin, Marietta, Georgia berdampingan dengan Hercules milik AU AS dan Kanada. (Foto: Lockheed Martin)

Indah Dewi Pertiwi – Diatas Satu Cinta

Indah Dewi Pertiwi – Diatas Satu Cinta

Download mp3 Gratis lagu Indah Dewi Pertiwi – Diatas Satu Cinta hanya untuk review saja belilah CD Original Indah Dewi Pertiwi – Diatas Satu Cinta atau pasang sebagai nada sambung pribadi di handphone kamu agar musisi Indonesia terus tetap berkarya. link download Indah Dewi Pertiwi – Diatas Satu Cinta by | 4shared | ziddu | mediafire | indowebester | rapidshare | FreeFastUpload | UserShare |


Indah Dewi Pertiwi – Diatas Satu Cinta

Punya File dan ingin disimpan gabung aja Join 4Shared Now! gratis

Perhatian
Ini hanya untuk promo belilah CD Original agar para musisi indonesia tetap eksis dalam membuat karya-karyanya.

‘Road Map’ Revitalisasi Industri Pertahanan Diharapkan Akan Mewadahi Kebutuhan Industri dan User

‘Road Map’ Revitalisasi Industri Pertahanan Diharapkan Akan Mewadahi Kebutuhan Industri dan User


09 Agustus 2010, Jakarta -– Dengan adanya Penyusunan rencana Induk dan Road Map Revitalisasi Industri Pertahanan, sekiranya akan dapat mempertemukan kemampuan industri dalam negeri dengan kebutuhan pertahanan dari User dalam hal ini Institusi TNI dan Polri.

“Kemudian nantinya diharapkan tidak ada lagi saling menyalahkan diantara industri pertahanan dengan pengguna produksi pertahanan. Dengan adanya road map ini juga mudah-mudahan kebutuhan kedua pihak dapat diwadahi,” Ujar Irjen Kemhan.

Harapan tersebut disampaikan Irjen Kemhan, Lasdya Gunadi M.D.A ketika mewakili Sekjen Kemhan membuka Rapat koordinasi Industri Pertahanan Non Alutsista, Senin (9/8) di Kantor Ditjen Ranahan Kemhan, Jakarta.

Disamping Road Map yang tengah disusun, menurut Irjen Kemhan selanjutnya kepentingan kedua belah pihak dapat di wadahi dengan dibentuknya KKIP (Komite Kebijakan Industri Pertahanan sebagai Clearing House).

Ditambahkan Irjen dengan adanya komite ini juga diharapkan ada satu kesatuan pembinaan untuk memajukan industri pertahanan. Irjen juga menilai satu kesatuan dalam hal pembinaan industri pertahanan dalam negeri selama ini masih kurang, sehingga masing-masing pihak mempunyai kepentingan yang berbeda.

Irjen mencontohkan, bahwa pihak Kemhan memiliki Undang-Undang yang menyebutkan salah satu tugasnya adalah membina industri pertahanan untuk meningkatkan kemampuan, inovasi, dan produksi yang baik dengan menggeser sedikit faktor profit oriented. Sedangkan dari pihak Badan Usaha Milik Negara Industri Strategis (BUMNIS) sendiri juga memiliki induk di tempat lain yang hanya berorientasi kepada profit.

“ Kita sangat berharap kebutuhan di dalam negeri ini dapat kita penuhi sendiri semaksimal mungkin karena akhir semua itu adalah bukan hanya nilai uang tetapi lebih mengarah kepada tingkat detenrence yang meningkat dengan tajam,” harap Irjen Kemhan.

Sementara itu Sekretaris Asosiasi Industri Pertahanan Non Alutsista (IPNAS) Ir. Yosef Mursidi, M.M mengatakan untuk merealisasikan kebijakan dan strategi kearah yang lebih konkrit maka harus dirumuskan bentuk upaya-upaya untuk mengembangkan industri pertahanan non alutsista.

Diantara dari upaya-upaya tersebut, menurut Yosef salah satunya adalah aspek kelembagaan, yang mana perlu adanya wadah atau asosiasi produk non alutsista untuk memfasilitasi kepentingan produsen dan konsumen. Nantinya wadah tersebut harus dibawah pembinaan Kemhan khusus untuk produk militer dan pembinaan Kemprin untuk produksi komersil.

Yosef Murisidi juga menambahkan, bentuk upaya lainnya adalah pada aspek pemberdayaan dalam hal mendorong dan meningkatkan produk non alutsista melalui perbaikan manajemen dan struktur industri. Selain itu pemberdayaan dalam hal menumbuhkembangkan industri pendukung dan proses sertifikasi produk untuk meningkatkan daya saing di pasar global bagi kepentingan ekspor.

Adapun bentuk upaya terakhir, menurut Yosef Mursidi adalah aspek pengaturan, yang mencakup beberapa kebijakan yang diperlukan bagi terjaminnya produk industri non alutista untuk digunakan oleh pengguna. Kebijakan tersebut, antara lain, pendaanaan, perpajakan, dan penekanan kembali Inpres Nomor 2 tahun 2009 tentang penggunaan produk dalam negeri yang belum terlaksana.

Rapat Koordinasi Industri Pertahanan Non Alutsista yang diselenggarakan saat ini turut dihadiri oleh pejabat tinggi di jajaran Ditjen Ranahan Kemhan dan Mabes TNI, para pejabat yang mewakili lintas kementerian, seperti Bapenas, Kemprin, dan Badan Penelitian dan Pengembangan Teknologi (BPPT) serta para Direktur Industri Non Alutsista yang tergabung di dalam Asosiasi IPNAS.

DMC

Polisi Temukan Bukti Hubungan Ba’asyir dengan Teroris Aceh & Bandung

Polisi Temukan Bukti Hubungan Ba’asyir dengan Teroris Aceh & Bandung

Polisi menemukan benang merah antara pelatihan militer di Aceh dan penemuan laboratorium bom di Bandung, Jawa Barat. Pelatihan militer di Aceh & laboratorium Bandung merupakan rangkaian organisir yang berujung pada Abu Bakar Ba’asyir. “Rangkaian keterangan, dicoba direkonstruksi, dikroscek, dan diperoleh kesimpulan bahwa salah satu di antara orang yang dicari adalah Ustad Abu Bakar Ba’asyir,” kata [...]

Jagad Unik, Ada Festival Mbetot Cacing

Jagad Unik, Ada Festival Mbetot Cacing

Ada-ada aja dah. Festival kok mbetot cacing. Ini dilakukan masyarakat Inggris di kawasan Willaston Charming, Sabtu (7/8), seperti diwartakan Telegraph. Puluhan peserta berkumpul di lapangan Lincolnshire, berusaha memikat sebanyak mungkin cacing agar keluar dari tanah dalam tempo 30 menit, pada acara Woodhall Worm Charming Festival. Mereka berninat memecahkan rekor dunia, namun gagal. Rekor dunia berhasil [...]

Seks Lebih Agresif Akibat Lirik Lagu

Seks Lebih Agresif Akibat Lirik Lagu

Perilaku seksual seseorang ternyata tak hanya dipengaruhi oleh hormon saja. Lirik lagu ternyata juga bisa mempengaruhi perilaku seks seseorang, terutama remaja. Sekarang banyak lagu-lagu yang mempunyai lirik-lirik seronok. Misalnya berisi tentang hal-hal yang berhubungan dengan seks. Lagu-lagu seperti itu ternyata mempengaruhi pemikiran para remaja mengenai seks. Dr. Brian A Primack dari fakultas Kedokteran Universitas Pittsburgh, [...]

Advertisement

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner