
2010-03-04 21:10:48 – Jakarta -
Panitia Khusus Angket Century DPR menyimpulkan ada kesalahan dalam proses bailout bank Century. Namun menurut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), temuan itu tidak bisa dijadikan alat bukti pengadilan. “Meskipun temuan Panitia Angket adalah kesimpulan politik dan menurut Undang- undang Nomor 6 tahun 1954 tentang Hak Angket, temuan demikian tidak dapat dijadikan alat bukti di depan pengadilan,” kata SBY saat pidato di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (4/3/2010) malam. Menurut SBY, perlu ada tindak lanjut lebih jauh dari lembaga hukum untuk bisa menjadikan temuan itu bukti di pengadilan. “Kesemuanya perlu ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan tetap menjunjung asas-asas supremasi hukum dan keadilan,” imbuhnya. Terkait pansus DPR, SBY menilai sudah melakukan tugas konstitusionalnya. Ia berharap, semua yang diperdebatkan dalam persidangan di DPR akan mendorong publik untuk terus melakukan perbaikan sistem bernegara. “Khususnya dalam menghadapi kemungkinan krisis ekonomi yang akan datang,” lanjutnya. Dalam pidato selama hampir 35 menit itu, SBY memberikan apresiasi pada proses dan hasil keputusan di tingkat pansus. Hal itu dianggap sebagai sebuah proses perkembangan demokrasi. “Pembelajaran demokrasi yang kian hari kian dituntut untuk memenuhi tidak saja prinsip-prinsip rule of law namun juga rule of reason, yaitu demokrasi berdasarkan hukum dan akal sehat,” papar SBY. (mad/iy)
March 4, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »

2010-03-01 23:20:51 – Jakarta -
Muktamar NU dalam hitungan hari akan segera dilaksanakan. Dari sekian banyak kandidat, salah satu politisi Golkar Slamet Effendi Yusuf dipastikan maju dan optimis dengan visinya membangun dan membesarkan NU kembali.”Saat ini saya melihat bahwa NU membutuhkan perhatian dimana secara struktural PBNU sedang mengalami problem yang akut, maka itu dalam Muktamar NU kali ini saya berniat bukan untuk membesarkan PBNU tetapi saya ingin membangun NU menjadi besar,” ujar mantan Ketum GP Anshor Slamet Effendi Yusuf kepada wartawan di Jl Cikini, Jakarta, Senin (1/3/2010).Pria kelahiran Purwokerto ini menambahkan, ia sangat optimis dengan pencalonan dirinya sebagai Ketua Umum NU. Karena ia yakin saat ini warga NU membutuhkan sebuah pemimpin yang peka terhadap kondisi apapun. “Yang dibutuhkan warga NU saat ini adalah pemimpin yang bisa melakukan sesuatu bukan hanya mewacakan sesuatu,” ujarnya.Melalui 4 program utamanya yaitu, pendidikan, pelayanan masyarakat, penguatan ekonomi warga nahdiyin, serta memperkokoh kaderisasi dan kejaringan, pria berkacamata ini mengatakan akan memperkokoh NU dengan trackrecord keorganisasian yang ia miliki. Slamet juga mengatakan melalui Muktamar ini, nantinya akan memberikan perhatian yang merata dan menyeluruh dari mulai cabang, anak cabang sampai ranting NU di seluruh Indonesia.Pada Muktamar yang akan dilaksanakan di Makasar 22-27 Maret ini, terdapat kandidat lain seperti KH. Said Agil Surodj, Solahudin Wahid dan beberapa nama lagi. Sebagai organisasi berbasis keagamaan, Slamet menyatakan siap bersaing dengan sehat tanpa permusuhan.”Dalam Muktamar ini saya siap bersaing secara sehat dan saya mencoba mengembangkan persaingan yang bersahabat tanpa permusuhan,” tutup pemilik Ponpes Fajar Dunia ini. (lia/ape)
March 1, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »

2010-02-27 23:34:06 – Jakarta -
Rapat Kerja Nasional Partai Golkar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara (Jakut) ditutup tanpa dihadiri sejumlah pengurus DPP-nya. Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie akan memberikan peringatan secara tertulis kepada pengurus yang mangkir tersebut.”Saya akan beri surat kenapa kok tidak hadir?” kata Aburizal atau Ical saatmenutup Rakernas tersebut, Sabtu (27/2/2010), sekitar pukul 22.30 WIB.Ical menyampaikan kebanggaanya kepada para pengurus DPD Golkar yang hinggapenutupan tetap bertahan. Hingga acara berakhir, forum masih terlihat penuh.”Dalam pengalaman saya, setelah sidang komisi selesai, kalau tidak adapemilihan, langsung telihat kosong. Sekarang masing penuh,” tandasnya yanglangsung disambut tepuk tangan.Menurut catatan panitia, Rakernas Golkar di tahun 2010 ini dihadiri oleh 526pengurus daerah. Dari total itu, sebanyak 68 menderita sakit alergi dan sakit mata.”Tadi dikatakan ada yang sakit mata dan alergi, tapi saya kira tidak ada yang sakitnya serius. Alhamdulillah kita bisa hadir sehat walafiat,” kata Ical. (irw/lrn)
February 27, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »

2010-02-26 16:24:28 – Pakistan -
Seorang perempuan Pakistan melahirkan bayinya di tengah kemacetan lalu lintas. Bayi tersebut ‘terpaksa’ lahir bukan di rumah sakit karena polisi sedang menutup jalan agar steril untuk dilalui iring-iringan rombongan Presiden Pakistan, Asif Ali Zardari.Wanita itu semula sedang mengendarai kendaraannya menuju sebuah rumah sakit di kota Quetta, Kamis (25/2) sore kemarin seperti dilansir Reuters, Jumat (26/2/2010). Secara bersamaan, presiden dan rombongannya juga akan melalui jalur tersebut. Polisi pun menutup sementara jalan bagi warga.”Kami sudah memberitahu kepada polisi kalau ini situasinya sangat darurat. Tapi mereka tidak mau melanggar perintah tidak ada yang boleh lewat sebelum presiden melintas,” kata saudara wanita tersebut, Mohammad Zafar.”Sangat keterlaluan, masyarakat terus menderita setiap pejabat pemerintah lewat,” tambah Zafar.Beruntung, lanjut Zafar, sang bayi dan ibunya dalam keadaan sehat. Presiden sendiri merasa kesal dengan kejadian ini dan meminta agar diadakan penyelidikan.”Jalur alternatif harus disediakan untuk memastikan publik tidak menderita,” ujar Presiden Zardari.Keamanan untuk pejabat petinggi pemerintah Pakistan memang ditingkatkan, terutama di lokasi-lokasi dimana kelompok militan Islam pernah melakukan serangan bom. (mok/nvc)
February 26, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »

2010-02-23 21:20:48 – Jakarta -
Partai Demokrat telah membeberkan kesimpulan akhirnya dalam kasus Bank Century. Di akhir pandangannya, FPD berharap agar pansus jangan sembarang memfitnah seseorang.”Fitnah bukan pilihan kita dan bukan pula demokrasi yang kita tuju. Fitnah sangat keras dan bisa jadi penuh siasat,” kata juru bicara FPD Achsanul Qosasih saat membacakan kesimpulannya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/2/2010).FPD berharap agar pansus ini pada akhirnya justru bukan untuk membuat sebuah sejarah hitam di sejarah Indonesia. Achsanul juga meminta agar semua pihak mau menyelenggarakan demokrasi yang sehat, rasional dan menjunjung etika.”Yang salah mari kita katakan salah, namun yang benar mari kita katakan benar. Insya Allah kehidupan makin maju dan sejahtera,” tutup Ahsanul.Dalam isi kesimpulannya, FPD beranggapan tidak ada yang salah dalam proses penyelamatan Bank Century. Tidak ditemukan juga adanya aliran dana yang diterima oleh partai politik. (mok/rdf)
February 23, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »
Selasa, 23 Februari 2010 – 20:03 wib
JAKARTA – Sepanjang Januari hingga Februari 2010 komisi nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mendapatkan 36 laporan terkait kasus Anak yang menjadi korban Facebook.
“Untuk Penculikan anak ada 7 kasus,” kata sekjen komnas PA, Arist Merdeka Sirait pada seminar internet sehat bertajuk ‘Antisipasi Penyalahgunaan Situs [...]
February 23, 2010 | Posted in
Ragam,
Tekno |
Read More »

2010-02-23 16:36:34 – Jakarta -
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menanggapi polemik tentang Rencana Peraturan Menteri (RPM) Konten Multimedia yang digodok oleh Kementerian Informasi dan Komunikasi (Kemenkominfo). Mahfud mendukung agar media massa meramaikan polemik itu agar sesuatu yang salah bisa dikontrol dan diluruskan.”Bagus. Saya senang media massa meramaikan itu, jadinya lurus. Lembaga eksekutif, yudikatif dan legislatif sakit. Yang masih baik media massa dan civil society,” ujar Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD.Mahfud menyampaikan hal itu dalam jumpa pers di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (23/2/2010).Dia mengatakan niat pemerintah itu sebenarnya baik, tapi menawarkan jalan keluar yang salah. Mahfud mencontohkan di era Presiden Soeharto, masyarakat setuju dengan niat baik pemerintah pada saat itu yang mengatur semua segi kehidupan bermasyarakat.”Lalu menimbulkan suatu otoritarianisme tersembunyi, lalu menjadi mencekam. Nah, sekarang jangan dibiarkan. Bukan hanya kerjaan Pak Tifatul, kalau saya sebagai hakim kerjanya nggak benar, Anda (media) hantam saja. Itu demokrasi,” tegas mantan anggota DPR dari PKB ini.Presiden pun menurut Mahfud harus bersikap tegas tanpa diminta menghadapi polemik suatu RPP atau Peraturan Menteri.”Nggak perlu diminta. Presiden harus begitu, harus tegas. Yang terakhir Presiden sudah tegas. Bahwa kalau mau bicara Permen/RPP harus disampaikan dulu ke Presiden sebelum diuji publik. Saya kira harus begitu dan itu sudah tepat,” puji Mahfud.Sebelumnya Mahfud mengatakan para menteri terlalu genit karena merasa harus membuat UU, bahkan PP atau Permen yang berlawanan dengan UUD atau UU di atasnya.”Oleh sebab itu jangan terlalu genit, kalau jadi menteri harus ada UU. Itu yang tidak sehat. Apalagi lebih genit lagi, kalau sudah ada UU tertentu dibuat lagi Peraturan Pemerintah, peraturan menteri yang substansinya malah melanggar UUD dan UU itu sendiri,” jelas guru besar FH UII ini. (nwk/nrl)
February 23, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »

2010-02-23 07:23:37 – Jakarta -
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akan menggelar sidang perdana tersangka terorisme Muhammad Jibril. Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan ini rencananya akan dimulai pukul 10.00 WIB. “Menurut jadwal pukul 10.00 WIB,” ujar kuasa hukum M Jibril, Muhammad Hariadi Nasution kepada detikcom, Senin (22/2/2010). Hariadi mengatakan, saat ini M Jibril dalam kondisi sehat dan siap menjalani persidangan. Keluarga dan kerabat dekat akan hadir untuk memberi dukungan. “Jibril sehat, Alhamdulillah. Keluarga insyallah datang semua,” imbuhnya. Jibril dikenakan pasal 13 huruf C UU No 15 Tahun 2003, Perppu No 1 Tahun 2002, Pasal 266 ayat (2) KUHP. Jibril diindikasi terlibat dalam pengeboman Hotel JW Mariott dan Ritz-Carlton pada 17 Juli 2009 lalu. Ia berperan dalam pendanaan operasional kelompok teroris. (mpr/irw)
February 23, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »

Senin, 22 Februari 2010 | 20:49 WIB
JAKARTA, — Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso membenarkan adanya lobi-lobi politik antarmitra koalisi menjelang penyusunan rekomendasi dan kesimpulan akhir hasil kerja Pansus Angket Kasus Bank Century.
Namun, ia enggan menanggapi informasi bahwa para petinggi partai dikumpulkan di kediaman pribadi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada malam ini. [...]
February 22, 2010 | Posted in
Ragam |
Read More »

2010-02-22 08:41:55 – Jakarta -
Awalnya, Agnia Zahra Anatasya alias Ara, lahir cantik dan kuat seperti bayi perempuan lainnya. Namun setelah dokter RSCM memeriksanya, Ara ternyata tidak memiliki zat pembeku darah. “Darahnya menggumpal di otak dan menempel di sana,” kata tante Ara, Citra, saat dihubungi detikcom, Senin (22/2/2010).Menurut Citra, saat lahir pada 10 November 2009 Ara nampak sehat layaknya bayi biasa. Namun beberapa hari kemudian, Ara mengalami sedikit keanehan.”Kotorannya seperti dempul berwarna putih,” jelas Citra.Akhirnya, keluarga membawa Ara ke RSCM untuk diperiksa. Setelah dicek dokter, ternyata Ara memiliki masalah pada otaknya.Saat berumur 2 bulan, Ara menjalani operasi untuk membersihkan gumpalan-gumpalan darah tersebut. Meski operasi berlangsung lancar, namun sebagian tulang tengkorak Ara belum dipasang utuh. Selain operasi otak, Ara juga juga menjalani operasi hati. Hati Ara diambil sebagian untuk dicangkok pada operasi selanjutnya.”Setelah operasi dan diamati, tim dokter mengalami keanehan. Kepala yang belum bertempurung itu harusnya dekok (menjorok) ke dalam bukan menggembung,” ungkapnya. Ara merupakan anak pasangan Agung dan Niar dan Ika Restianti bertindak sebagai wali. Pihak RSCM membenarkan adanya pasien bernama Ara. Ara yang memiliki golongan darah A+ ini dirawat di ruang perawatan anak kelas 3. “Iya benar, sebentar lagi akan dioperasi,” kata petugas ruang perawatan anak kelas 3 RSCM, dr Eka.Citra menjelaskan, rencananya Ara dioperasi hari ini pada pukul 10.00 WIB. Pihak keluarga saat ini sangat menunggu bantuan dari berbagai pihak yang ingin memberikan bantuan baik moril maupun materiil. Bantuan materiil bisa dikirimkan ke BCA Cabang Cibubur 6280588677 a.n Ika Restianti. (ape/nrl)
February 22, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »