
2010-03-04 14:46:15 – Jakarta -
Anggota FPKB Lily Chadijah Wahid tidak khawatir dengan ancaman PAW karena berbeda pandangan dengan anggota FPKB lainnya dalam voting Paripurna Century. Lily menyiapkan langkah gugatan atas ancaman itu. “Saya belum menerima surat PAW. Kalau sudah menerima saya akan mempelajari PAW itu dan saya akan melakukan gugatan terhadap mereka. Ini tidak melulu menyangkut diri saya tetapi menyangkut konstituen,” ujar Lily di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (4/3/2010). Lily menilai, dirinya tidak melakukan pelanggaran hukum. Dia mengaku hanya berbeda pandangan politik tentang Century. “Saya hanya berbeda pandangan politik tentang kasus yang sudah berjalan,” kata adik Gus Dur ini. Lily juga mengaku mendapat tanggapan positif dari para kiai PKB atas sikapnya yang memilih opsi C dalam voting Century. Menurut Lily, para kiai PKB menilai, sikapnya itu menyelamatkan muka PKB. “Mereka senang dan bilang untung ada Ibu jadi kita masih punya muka. Untuk kepentingan sesaat kita jangan mengorbankan PKB. Ke depan mudah-mudahan mereka cerdas dapat menangkap apa yang saya sampaikan,” beber dia. Lily menambahkan, teman-teman di fraksi PKB juga setuju dengan pilihannya. “Mereka bilang ke saya kalau mereka merasa terwakili. Mereka sebenarnya sama dengan saya tapi tidak berani, takut di-PAW,” tandasnya. Sebelumnya, dalam voting Pansus Century Rabu (3/3/2010), malam, Lily memilih berbeda sikap dari anggota FPKB yang solid mengikuti pilihan FPD. Lily memilih sikap C yang menyatakan bailout Bank Century bermasalah. (nik/iy)
March 4, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »

2010-03-02 03:16:50 – Concepcion -
Chili porak-poranda dilanda gempa 8,8 SR. Kekacauan demi kekacauan pun timbul. Bantuan yang tak kunjung datang membuat sebagian orang nekat melakukan penjarahan.Seperti yang terjadi di kota Concepcion, sekitar 160 penjarah ditahan patroli militer Chili. Pasukan bahkan harus menembakkan gas air mata untuk menghentikan para penjarah melakukan aksinya.Pasukan khusus dipanggil untuk membantu polisi yang kewalahan menghadapi para penjarah. Beberapa penjarah, nampak menyeret troli berisi barang belanjaan seperti plasma TV dan peralatan eletronik.”Aku akan menasihati penjarah untuk tidak main-main dengan angkatan bersenjata. Tindakan kami akan berat, tapi dalam konteks hukum,” kata Komandan Militer Pusat-daerah Guillermo Ramirez memperingatkan para penjarah seperti dikutip dari AFP, Selasa (2/3/2010).Tentara terus menertibkan para penjarah yang semakin gila. Seringkali mereka harus menembakkan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan massa.”Ini untuk anak-anak saya. Ini satu-satunya cara untuk memberi mereka sesuatu untuk dimakan,” teriak seorang pria saat merobek jendela supermarket.”Ini bukan mencuri. Ini untuk membuat roti untuk bertahan hidup,” kata seorang pria 40-an. Presiden terpilih Pinera Sebastian mengatakan situasi di Concepcion cukup bahaya. Ketertiban menjadi barang yang mahal saat ini.”Ketika kami memiliki bencana sebesar ini, bila tidak ada listrik dan tidak ada air, penduduk mulai kehilangan rasa ketertiban umum,” ungkapnya.Sebagian besar jalan-jalan kosong ketika jam malam diberlakukan. Tetapi beberapa warga menghabiskan malam di sekitar api unggun di depan rumah mereka yang rusak karena takut kemungkinan adanya gempa susulan.Lebih dari 700 orang tewas dalam gempa dashyat di Chili tersebut. Gempa tersebut tercatat sebagai yang terdahsyat di negeri itu dalam beberapa dekade. (ape/Ari)
March 2, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »

2010-02-27 01:28:31 – Jakarta -
Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso mengaku partainya tak menghiraukan statemen Sekjen Partai Demokrat (PD) Amir Syamsuddin yang mengancam akan mengeluarkan Partai Golkar dari koalisi. Menurut Priyo, Partai Golkar hanya menghiraukan pernyataan Ketua Dewan Pembina PD, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)”Kalau cuma statemen petinggi partai seperti yang tadi saya dengar kami tidak bergeming sedikit pun, kecuali dari pak SBY,” ujar Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso usai pembukaan Rakernas I Partai Golkar di Hotel Mercure, Taman Impian Jaya Ancol, Jumat (26/2/2010).Meski demikian, Priyo mengaku jika sampai detik ini Presiden SBY belum menyatakan jika partai Golkar resmi dikeluarkan dari koalisi. “Kita belum dengar dari Pak SBY, tapi jika kami dikeluarkan dari koalisi oleh Pak SBY kami juga tidak takut,” tambah Priyo.Soal penyebutan nama yang dilakukan oleh Fraksi Partai Golkar dalam kesimpulan akhir Pansus bukanlah bentuk pelanggaran dalam koalisi dengan partai pemerintah. Menurutnya, partai pemerintah seharusnya mendukung sikap Golkar yang berani menyebutkan nama tersebut.”Mestinya mau kalau berniat baik mendukung penyebutan nama dong,” pungkas pria yang menjabat wakil ketua DPR ini. (her/Rez)
February 27, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »

2010-02-26 09:19:18 – Jakarta -
Walikota Jakarta Selatan Syahrul Effendi berencana membuat jalur bagi pesepeda di Jaksel. Rencana ini dipandang positif dan harus segera diwujudkan. Bahkan jalur sepeda dinilai harus ada di seluruh wilayah DKI Jakarta.”Kita bicara DKI Jakarta. Jumlah pesepeda sudah sangat banyak. Sudah saatnya diwujudkan jalur khusus sepeda,” ujar Ketua Forum Warga Jakarta, Azaz Tigor Nainggolan kepada detikcom, Jumat (26/2/2010).Tigor yakin pembangunan jalur khusus sepeda dapat mengurai kemacetan Jakarta yang ruwet. Jika jalur untuk sepeda dibuat nyaman, maka masyarakat akan meninggalkan kendaraan pribadi dan ikut menggunakan sepeda.”kalau sekarang kan banyak orang masih takut mau bersepeda karena belum ada jalurnya. Tapi kalau sudah ada jalur khusus, orang-orang akan ikut menggunakan sepeda,” jelasnya. (rdf/rdf)
February 26, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »

2010-02-23 18:25:12 – Jakarta -
Sejumlah fraksi dicurigai akan mengubah pandangan pada kesimpulan akhir Pansus Hak Angket Bank Century. Fraksi PPP dan Gerindra dinilai sangat berpeluang melakukan perubahan itu. “Yang saya khawatirkan adalah Gerindra dan PPP. Mudah-mudahan mereka tidak kecil nyali,” ujar anggota Tim 9 Bambang Soesatyo usai Tim 9 bertemu dengan Surya Paloh di kantor DPP Nasional Demokrat, Jl RP Soeroso, Jakarta Pusat, Selasa (23/2/2010). Sementara PAN meski ketua umumnya, Hatta Rajasa, belum bersikap tegas, dinilai Bambang kemungkinan tidak berubah. Terlebih Ketua MPP PAN Amien Rais telah memastikan akan hadir dalam penyampaian kesimpulan akhir Pansus. “Jika Pak Amien Rais datang, saya yakin PAN tidak akan berubah,” papar Bambang. Bambang menjelaskan, sangat mudah untuk mengetahui apakah ada upaya deal atau transaksi politik menjelang kesimpulan akhir. Caranya, lanjut Bambang, tujuh fraksi yang tadinya berpandangan sama justru akan pecah. “Mudah-mudahan tidak ada yang tergoda dengan iming-iming atau transaksi politik dan mereka juga tidak takut,” tandas Bambang. Jika ada fraksi yang berubah, Bambang menuding mereka telah menerima iming-iming transaksi politk maupun takut diancam oleh partai penguasa. “Kalau sampai nanti malam ada yang berubah pendapatnya, tentu masyarakat bisa menilai. Siapa fraksi yang balik badan tersebut,” jelas Bambang. Politisi FPG ini berharap, tujuh fraksi tetap pada pandangan awal dan menyebutkan nama dalam putusan finalnya nanti malam. “Mereka harus menyebutkan nama, karena ini sangat penting, jangan sampai salah,” pungkasnya. (mok/iy)
February 23, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »

2010-02-23 10:00:09 – Jakarta -
Tersangka terorisme M Jibril akan menjalani sidang pertamanya. M Jibril mengaku tidak takut dan tidak mau meminta keringanan hukuman. “Ini buat saya biasa saja. Saya santai-santai saja karena menurut saya ini hanya rekayasa. Saya tidak meminta keringanan pada jaksa dan hakim,” ujar Jibril sebelum sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta, Selasa (23/2/2010). Jibril tiba di pengadilan dengan dikawal 3 anggota kepolisian yang berpakaian sipil. Saat tiba di pengadilan, Jibril langsung dibawa ke ruang tahanan sementara. Sebelum masuk ke ruang tahanan, Jibril mengumandangkan takbir. “Allahu Akbar,” kata Jibril sambil mengangkat tangannya yang terkepal. Pekikan takbir pun dibalas oleh para pendukungnya dengan teriakan yang sama. Jibril mengaku kalau selama di penjara dirinya diperlakukan. “Yang tidak baik itu 7 hari setelah penangkapan saya saja,” tukasnya. (gus/iy)
February 23, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »

2010-02-23 10:00:09 – Jakarta -
Tersangka terorisme M Jibril akan menjalani sidang pertamanya. M Jibril mengaku tidak takut dan tidak mau meminta keringanan hukuman. “Ini buat saya biasa saja. Saya santai-santai saja karena menurut saya ini hanya rekayasa. Saya tidak meminta keringanan pada jaksa dan hakim,” ujar Jibril sebelum sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta, Selasa (23/2/2010). Jibril tiba di pengadilan dengan dikawal 3 anggota kepolisian yang berpakaian sipil. Saat tiba di pengadilan, Jibril langsung dibawa ke ruang tahanan sementara. Sebelum masuk ke ruang tahanan, Jibril mengumandangkan takbir. “Allahu Akbar,” kata Jibril sambil mengangkat tangannya yang terkepal. Pekikan takbir pun dibalas oleh para pendukungnya dengan teriakan yang sama. Jibril mengaku kalau selama di penjara dirinya diperlakukan. “Yang tidak baik itu 7 hari setelah penangkapan saya saja,” tukasnya. (gus/iy)
February 23, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »

Senin, 22 Februari 2010 | 09:55 WIB
— Ciudad Juarez kembali menyita perhatian. Kota di Meksiko utara berbatasan dengan El Paso, Amerika Serikat, itu dikenal bukan karena keindahan dan keramahtamahan warganya, melainkan kekerasan dan pembunuhan keji sehingga dijuluki kota maut.
Seorang pedagang buah di Juarez yang dimuat Harper’s Magazine, beberapa waktu lalu, mengatakan, ”Bahkan, iblis [...]
February 22, 2010 | Posted in
International,
Ragam |
Read More »

Minggu, 21 Februari 2010 | 17:07 WIB
JAKARTA, – Satu hari menjelang penyampaian pandangan akhir fraksi terkait kasus dana talangan Bank Century senilai Rp 6,7 triliun, Partai Keadilan Sejahtera kembali menegaskan pihaknya akan menyebut nama orang-orang yang paling bertanggung jawab.
“Insya Allah, kami sebutkan besok. Jumlahnya banyak, ada Ketua KSSK, Gubernur BI waktu itu, anggota Dewan [...]
February 21, 2010 | Posted in
Ragam |
Read More »

2010-02-21 16:52:20 – Jakarta -
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak akan goyah dengan berbagai lobi soal kesimpulan akhir fraksinya tentang skandal Century. Namun demikian, PKS tetap menghargai upaya lobi dan pendekatan dari Partai Demokrat (PD) atau partai koalisi lainnya.”PKS menghargai semua lobi politik yang dilakukan berbagai kalangan dari Demokrat. Tapi kami akan tetap konsisten menyatakan kebenaran dalam kasus Century. Menyebut semua pelanggaran dan pihak-pihak yang bertanggung jawab, baik institusi maupun pribadi,” kata Sekjen DPP PKS Anis Matta melalui SMS yang diterima detikcom, Minggu (21/2/2010).Menurut Anis, PKS akan bertanggung jawab secara moral dan politik dalam membuat keputusan dan kesimpulan kasus Century. Hal ini untuk menjamin sikap dan pendirian PKS yang tidak akan mengorbankan moralitasnya untuk kepentingan jangka pendek.”Bagi PKS, ini merupakan kasus hukum murni yang masuk ke ranah politik. Karena skalanya yang sangat besar, kasus ini harus segera dikembalikan lagi ke ranah hukum setelah Pansus menetapkan semua indikasi pelanggaran yang terdapat di dalamnya. Kita harus mengawal peralihan kasus ini dari ranah politik ke ranah hukum,” tegas Anis.Terkait isu reshuffle yang dimunculkan untuk mengancam parpol koalisi yang kritis, PKS tidak akan pernah takut. Sebab, PKS yakin ancaman itu bukan datang dari Presiden SBY tetapi dari oknum dari elit-elit tertentu di Partai Demokrat.”PKS menganggap isu reshuffle yang dihembuskan sebagai ancaman, sama sekali tidak etis dan tidak relevan dengan kasus Century. Bagi PKS, itu merupakan inisiatif pribadi elit PD,” pungkasnya. (yid/iy)
February 21, 2010 | Posted in
Fenomena |
Read More »