Suara Redaksi “Haruskah bailout Century terus dibahas?”

Barack OBAMA “Sebaiknya konflik politik segera diakhiri. Atmosfer ekonomi mulai terpengaruh.”

Posts tagged with the keyword: ‘Tumpah’

Demo RUU Desa, Ribuan Linmas dan Petugas Desa Tiba di DPR

Demo RUU Desa, Ribuan Linmas dan Petugas Desa Tiba di DPR

2010-02-22 09:53:19 – Jakarta -
Ribuan perangkat desa tumpah ruah di Gedung DPR. Mulai dari Pelindung Masyarakat (linmas) hingga petugas kelurahan berbagai daerah di Indonesia datang untuk mendukung pengesahan RUU tentang pembangunan desa.Ribuan orang itu tergabung dalam elemen Persatuan Rakyat Desa Nusantara (Parade Nusantara). Sejak pukul 09.00 WIB secara bergelombang massa terus berdatangan ke Gedung DPR, Jakarta, Senin (22/2/2010).Pantuan detikcom, Limas itu berasal dari daerah Magelang, Rembang, Semarang hingga Sumenep. Massa rata-rata memakai pakaian dinas mereka berwarna hijau dan coklat.Akibat aksi ini, jalur yang mengarah ke Gedung DPR hanya dapat digunakan satu lajur saja. Itupun hanya jalur busway. Polisi kesulitan untuk mengatur massa akibat jumlahnya yang terus membengkak. (mok/iy)

Ribuan Pendemo Bergerak ke DPR, Gatsu Arah Slipi Macet Parah

Ribuan Pendemo Bergerak ke DPR, Gatsu Arah Slipi Macet Parah

2010-02-22 09:33:12 – Jakarta -
Massa dari Persatuan Rakyat Desa Nusantara (Parade Nusantara) bergerak menuju gedung DPR. Jumlahnya mencapai ribuan orang. Akibatnya, arus lalu lintas dari Jl Gatot Soebroto menuju Slipi macet parah.Pantauan detikcom, Senin (22/2/2010), ribuan orang tumpah di Jl Gatot Soebroto. Hampir seluruh badan jalan terhalang aksi massa yang umumnya berjalan kaki ini.Massa terdiri dari perangkat desa, kepala desa dan warga masyarakat dari seluruh daerah di Indonesia. Hal itu dilihat dari atribut dan seragam khas perangkat desa berwarna hijau muda dan coklat lengkap dengan identitas  desa di lengan sebelah kiri. Mereka membawa sejumlah spanduk dan poster yang bertuliskan tuntutan agar RUU tentang pembangunan desa segera disahkan. Massa sebagian besar berasal dari desa di pulau Jawa, seperti Pemalang, Kudus, Rembang, dan Wonosari. Awalnya, massa bergerak mulai dari Parkir Timur Senayan sejak pukul 07.30 WIB, setelah sebelumnya tiba di Jakarta pada Minggu 21 Februari malam.Karena jalan di depan DPR dipenuhi massa, polisi pun mengalihkan arus lalulintas. Kendaraan dari Semanggi-Slipi dialihkan melalui Jl Gerbang Pemuda dan diarahkan melalui pintu belakang DPR, Palmerah baru diarahkan ke Slipi,Pintu keluar tol di depan DPR ditutup. Kendaraan yang menuju Palmerah dapat keluar Polda atau mengambil pintu keluar di Slipi. (ape/nrl)

Ribuan Pendemo Bergerak ke DPR, Gatsu ke Slipi Macet Parah

Ribuan Pendemo Bergerak ke DPR, Gatsu ke Slipi Macet Parah

2010-02-22 09:33:12 – Jakarta -
Massa dari Persatuan Rakyat Desa Nusantara (Parade Nusantara) bergerak menuju gedung DPR. Jumlahnya mencapai ribuan orang. Akibatnya, arus lalu lintas dari Jl Gatot Soebroto menuju Slipi macet parah.Pantauan detikcom, Senin (22/2/2010), ribuan orang tumpah di Jl Gatot Soebroto. Hampir seluruh badan jalan terhalang aksi massa yang umumnya berjalan kaki ini.Massa terdiri dari perangkat desa, kepala desa dan warga masyarakat dari seluruh daerah di Indonesia. Hal itu dilihat dari atribut dan seragam khas perangkat desa berwarna hijau muda dan coklat lengkap dengan identitas  desa di lengan sebelah kiri. Mereka membawa sejumlah spanduk dan poster yang bertuliskan tuntutan agar RUU tentang pembangunan desa segera disahkan. Massa sebagian besar berasal dari desa di pulau Jawa, seperti Pemalang, Kudus, Rembang, dan Wonosari. Awalnya, massa bergerak mulai dari Parkir Timur Senayan sejak pukul 07.30 WIB, setelah sebelumnya tiba di Jakarta pada Minggu 21 Februari malam.Karena jalan di depan DPR dipenuhi massa, polisi pun mengalihkan arus lalulintas. Kendaraan dari Semanggi-Slipi dialihkan melalui Jl Gerbang Pemuda dan diarahkan melalui pintu belakang DPR, Palmerah baru diarahkan ke Slipi,Pintu keluar tol di depan DPR ditutup. Kendaraan yang menuju Palmerah dapat keluar Polda atau mengambil pintu keluar di Slipi. (ape/nrl)

En Education : Antara Sekolah dan Kehidupan Nyata

En Education : Antara Sekolah dan Kehidupan Nyata

Film ini diilustrasikan terjadi pada tahun 1962,  setting di London Inggris. Menjadi remaja yang  dibesarkan di kawasan suburban  yang hidupnya begitu mudah ditebak, datar dan serba pas-pasan, tentu saja membuat para murid SMA ing…

Pengamat: Facebookers Lebih Baik Dibanding DPR

Pengamat: Facebookers Lebih Baik Dibanding DPR

Pengamat komunikasi politik Effendy Ghazali menilai forum fecebookers pendukung KPK lebih baik dibandingkan dengan anggota DPR dalam menilai kisruh yang terjadi antara KPK dan Polri.
Minggu ( 8/11 ) ribuan facebookers pendukung KPK tumpah ruah di Bundaran HI. Mereka secara langsung menyatakan aspirasinya terhadap kisruh dalam proses hukum yang dilakukan Polri terhadap Pimpinan KPK Bibit [...]