Suara Redaksi “Haruskah bailout Century terus dibahas?”

Barack OBAMA “Sebaiknya konflik politik segera diakhiri. Atmosfer ekonomi mulai terpengaruh.”

Tutup Pintu "Markus", Pejabat Polisi Jangan Main Golf!

Posted by on Nov 19th, 2009
Visited 365 times, 1 so far today and filed under Kpk. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

>

Anggota Komisi III Harry Wicaksono meminta institusi penegak hukum serius menangani dan memberantas makelar kasus alias markus.

Harry, dalam rapat kerja gabungan bersama Polri, KPK, dan Kejaksaan Agung, Kamis (19/11) di Gedung DPR, Jakarta, mengungkapkan, salah satu cara menutup pintu masuk bagi markus adalah tidak melakukan kebiasaan pejabat yang gemar bermain golf.

“Lubang yang bisa menjadi pintu masuk markus itu banyak, seperti melalui pintu pertemanan dan persaudaraan. Saya minta, pejabat polisi jangan main golf. Golf ini salah satu pintu masuk markus,” kata Harry, anggota Fraksi Partai Demokrat.

Menurut informasi yang diterimanya, Harry mengungkapkan, ajang bermain golf sering dimanfaatkan untuk melakukan lobi dan pembicaraan kasus. “Di KPK itu tidak ada golf, mungkin bisa dicontoh,” ujarnya.

Kendati demikian, KPK diingatkan jangan lengah dengan kemungkinan masuknya markus ke institusi lembaga pemberantasan korupsi tersebut. “Kalau KPK jebol juga, susah kita,” kata Harry.

Kapolri dan Jaksa Agung juga ditanyakan mengenai sejauh mana KPK sebagai lembaga ad hoc pemberantasan korupsi masih dibutuhkan. Menurut Harry, jika Polri dan Kejaksaan Agung merasa telah mampu menangani kasus-kasus korupsi, keberadaan KPK tidak lagi dibutuhkan.

Fakta & Peristiwa terkait:

Leave a Reply

Advertisement

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner